Pasca Banjir dan Longsor di Sumatera, XLSMART Terus Berupaya Pulihkan Jaringan Telekomunikasi
Pasca Banjir dan Longsor di Sumatera, XLSMART Terus Berupaya Pulihkan Jaringan Telekomunikasi--Dok XLSMART
KORANPALPRES.COM- PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) memastikan proses pemulihan jaringan dan layanan telekomunikasi di area terdampak banjir dan longsor di Sumatra terus dilakukan hingga saat ini.
Sejumlah BTS yang berada di wilayah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat hingga saat ini masih mengalami gangguan akibat terdampak banjir dan tanah longsor yang melanda pada akhir November lalu.
Regional Group Head XLSMART West Region, Desy Sari Dewi mengatakan turut berduka dan prihatin atas bencana banjir yang menimpa sejumlah wilayah di Sumatra.
Saat ini tim teknis di lapangan terus bekerja intensif selama 24 jam untuk memastikan layanan telekomunikasi tetap tersedia bagi masyarakat serta pihak otoritas yang menangani penanggulangan bencana.
BACA JUGA:Beredar Surat Bupati Pidie Jaya Terkait Banjir Bandang: Tidak Sanggup Tangani Bencana Alam
“Tim kami terus berupaya untuk melakukan perbaikan dan memobilisasi genset untuk menjaga operasional BTS,” ujarnya.
Desy menambahkan, dengan kondisi di wilayah yang tergenang banjir dan tertutup longsor tentunya menjadi tantangan dan hambatan bagi untuk mempercepat proses pemulihan.
Tantangan lainnya adalah keterbatasan pasokan BBM untuk genset dan akses medan yang sulit dilalui oleh tim teknis XLSMART akibat jalan tertutup longsor.
Namun demikian, saat ini layanan di beberapa area yang terdampak sudah mulai pulih dan dapat digunakan.
BACA JUGA:BSI Maslahat Bergerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, Sumbar
BACA JUGA:Berikut Ini Himbauan Polres Aceh Barat Kepada Warga Terkait Banjir Yang Terjadi
Hingga saat ini total masih ada sekitar 691 BTS yang terdampak di sejumlah wilayah, meliputi 538 BTS di wilayah Aceh (Kab. Pidie Jaya, Kab. Aceh Utara, Kab. Aceh Timur, dan Kab. Aceh Tamiang).
Sebanyak 120 BTS di wilayah Sumatra Utara (Kab. Tapanuli Tengah, Kab. Tapanuli Selatan, dan Kota Sibolga), serta 33 BTS di wilayah Sumatra Barat (Kabupaten Kab. Padang Pariaman, Kab. Tanah Datar, dan Kab. Solok).