Kekuatan Besar Dikerahkan Polri Melalui 2 Jalur Ini Dalam Percepatan Bantuan Bencana Aceh, Sumut dan Sumbar
Polri mengerahkan kekuatan besar dalam penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melalui operasi udara dan laut secara terintegrasi.--Bidhumas Polda Sumsel
Selanjutnya Kapal Polair Sumber Suplai Logistik dari Jalur Laut, seperti KP Wisanggeni–8005 (A2) 75 m, 29 ABK, 2 RIB rute Aceh (labuh: CT-1 BPKS Sabang).
KP Antareja–7007 (A3) 48,69 m, 23 ABK, 1 perahu karet rute Sumut–Sumbar (Pelabuhan Perikanan Sibolga).
BACA JUGA:Dukung Keamanan Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan, PLN Perkuat Sinergi dengan Polda Sumsel
BACA JUGA:Bahas Persiapan Syukuran HUT ke-54, Ini Giat Dilakukan Korpri Polda Sumsel
KP Anis Kembang–4001 (B3) 28,5 m, 17 ABK, 1 perahu karet rute Sumut (Pelindo Belawan), KP Lory–3018 (C1) 22,72 m, 11 ABK + perahu karet rute Sumut (Dermaga Panton Bagan Asahan.
Dan dukungan tambahan oleh kapal Polda Kepri dan Polda Riau memperkuat jalur suplai dari sisi pantai.
Untu Pesawat Udara untuk Akselerasi Bantuan seperti CN295/P-4501 PIC Kompol Rahman A (7 crew) logistik Aceh–Sumbar.
Selanjutnya Fokker 27 MK50/P-4401 PIC AKBP Stefanus (7 crew) logistik Jambi–Sumut dan Boeing 737-800NG/P-7301 PIC AKBP Troy Adam (19 crew) dukungan giat koordinasi penanganan di Sumut.
BACA JUGA:Ada Kegiatan Donor Darah Diselenggarakan Korpri Polda Sumsel, Ini Tujuannya
Mobilisasi besar dengan total 3 pesawat, 5 helikopter, dan 9 kapal ini memastikan jalur suplai logistik tidak berhenti, wilayah terisolir dapat kembali terbuka, dan operasi tanggap darurat berlangsung lebih cepat serta tepat sasaran.
"Polri memastikan pengiriman bantuan akan terus berlangsung sampai kebutuhan kritis masyarakat terpenuhi," tandasnya.***