https://palpres.bacakoran.co/

Bangun Bangsa Muda Salurkan Bantuan Bencana Sumatera, Bentuk Solidaritas dan Empati

Bangun Bangsa Muda menyalurkan bantuan bencana Sumatera sebagai bentuk solidaritas dan empati--Ist

JAKARTA, KORANPALPRES.COM - Bangun Bangsa Muda menyalurkan bantuan untuk para korban berdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Bantuan ini langsung disalurkan ke relawan-relawan di titik bencana, Rabu 3 Desember 2025.

Ketua Umum Bangun Bangsa Muda, Elva Novianti menyebutkan karena skala bencana cukup besar dan banyak titik pengungsi, maka bantuan salurkan secara bertahap.

“Ada beberapa tempat bencana di tiga provinsi berdampak sudah disalurkan melalui para relawan,” ungkap Elva.

BACA JUGA:Beredar Surat Bupati Pidie Jaya Terkait Banjir Bandang: Tidak Sanggup Tangani Bencana Alam

BACA JUGA:Beredar Surat Bupati Pidie Jaya Terkait Banjir Bandang: Tidak Sanggup Tangani Bencana Alam

Lebih lanjut Elva mengatakan hingga saat ini meminta kepada relawan untuk mengirimkan informasi titik-titik pengungsi di setiap daerah.

Hal ini sebagai upaya mendata kebutuhan yang butuhkan oleh para korban banjir bandang dan longsor.

Bantuan ini, sebut Elva, sebagai bentuk rasa solidaritas dan empati terhadap korban bencana di sejumlah wilayah Sumatera.

Sementara itu, Fauzi salah satu relawan yang ikut memfalitasi penyalurkan bantuan di wilayah kabupaten Pidie Jaya mengatakan, bantuan telah disalurkan di dua Lokasi yang berdampak.

BACA JUGA:UPDATE Banjir di Aceh! 70 Warga Terjebak di SDIT An-Nur Desa Pante Geulima, Stok Makanan Menipis

BACA JUGA:Pasca Banjir dan Longsor di Sumatera, XLSMART Terus Berupaya Pulihkan Jaringan Telekomunikasi

“Saat ini kami terus mendata titik pengungsian agar bantuan tepat sasaran, dan melihat kondisi sekarang sepertinya kebutuhan logistik hanya bertahan beberapa sepakan kemudian,” ungkap Fauzi.

Lebih lanjut Fauzi mengucapkan rasa terima kasih kepada Bangun Bangsa Muda telah membantu para korban yang berdampak, dan berharap bantuan susulan guna mengatasi kekurangan logistik di lokasi pengungsi.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan