Inflasi Palembang Maret 2026 Turun ke 3,10 Persen, Wali Kota Ratu Dewa Tekankan Strategi 4K
Suasana pembahasan data perkembangan IHK untuk periode Maret 2026 yang berlangsung di Kantor BPS Kota Palembang.--Ist
PALEMBANG, KORANPALPRES.COM - Inflasi Palembang di bulan Maret 2026 kemarin diketahui turun hingga ke 3,10 persen.
Hal ini diketahui setelah Pemerintah Kota Palembang resmi merilis data perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk periode Maret 2026.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor BPS Kota Palembang pada Rabu (1/4/2026), Wali Kota Palembang Ratu Dewa, melalui Asisten II Setda Isnaini Madani, memaparkan kondisi stabilitas ekonomi terkini di wilayahnya.
Berdasarkan data yang dirilis, inflasi year-on-year (yoy) Kota Palembang pada Maret 2026 tercatat sebesar 3,10 persen.
BACA JUGA:Ratu Dewa Tekan Pembangunan Berdampak Nyata, Musrenbang RKPD 2027 Dibuka
BACA JUGA:Palembang Pimpin Transparansi Keuangan Daerah, Wali Kota Ratu Dewa Sampaikan Komitmen yang Akuntabel
Angka ini menunjukkan penurunan yang signifikan dibandingkan bulan Februari 2026 yang sempat menyentuh 4,37 persen.
Penurunan ini salah satunya dipicu oleh melandainya harga emas.
Meski mengalami penurunan, Pemkot Palembang mencatat bahwa angka tersebut masih sedikit melebihi sasaran target inflasi nasional yang berada di rentang 2,5 \pm 1 persen.
Isnaini Madani mengatakan secara month-to-month (mtm), terdapat beberapa komoditas utama yang memberikan andil terhadap inflasi di bulan Maret.
BACA JUGA:Wali Kota Ratu Dewa Pimpin Rapat Persiapan Kunker Menteri Maruarar Sirait
BACA JUGA:Apel Gabungan di BKB, Ratu Dewa: Pelayanan Masyarakat Harus Cepat dan Optimal
Antara lain daging ayam ras (0,043 persen), Bensin (0,039 persen), Angkutan antar kota (0,036 persen), Telur ayam ras (0,025 persen).
Peningkatan harga pangan seperti daging dan telur ayam dipicu oleh tingginya permintaan menjelang Bulan Ramadhan dan Hari Besar Keagamaan Nasional.