Empat Bangunan Bersejarah Palembang Masuk Prangko, Apa Saja?
Wali Kota Palembang Ratu Dewa saat melihat rencana prangko yang akan diluncurkan pada HUT ke-1343 dengan menampilkan empat bangunan bersejarah.--Ist
PALEMBANG, KORANPALPRES.COM – PT Pos Indonesia bersama Dinas Kebudayaan Palembang akan merilis empat bangunan bersejarah untuk masuk prangko.
Adapun empat bangunan bersejarah Palembang tersebut yakni Jembatan Ampera, Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, Kantor Ledeng, dan Prasasti Kedukan Bukit.
Rencananya, peluncuran bangunan bersejarah tersebut akan dilakukan pada perayaan HUT ke-1343 Palembang.
Peluncuran prangko dengan gambar bangunan bersejarah ini mendapat dukungan penuh oleh Wali Kota Palembang, Ratu Dewa.
Dukungan diberikan saat menerima audiensi jajaran PT Pos Indonesia Palembang terkait rencana Peluncuran Prangko Artefak dan Bangunan Bersejarah Kota Palembang, Selasa 2 Juni 2026.
Menurut Ratu Dewa, Prangko bukan sekadar alat pengiriman surat, melainkan juga media dokumentasi sejarah yang memiliki nilai edukatif, budaya, dan koleksi yang tinggi.
Melalui Prangko, identitas sebuah daerah dapat diperkenalkan secara luas sekaligus diwariskan kepada generasi mendatang.
“Pemerintah Kota Palembang sangat mengapresiasi dan mendukung pencetakan Prangko artefak dan bangunan bersejarah ini. Ini bukan hanya upaya mengenalkan dan membudayakan sejarah kepada masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari dokumentasi perjalanan peradaban Kota Palembang yang dapat dikoleksi serta diabadikan sebagai arsip sejarah,” ujar Ratu Dewa.
BACA JUGA:Daftar Parfum Pria Pemikat Wanita, Dijamin Lengket Kayak Prangko
BACA JUGA:Salat di Masjid Agung Palembang, Ratu Dewa-Prima Salam Ajak Warga Maknai Pengorbanan
Ia menegaskan, sebagai salah satu kota tertua di Indonesia yang memiliki akar sejarah panjang sejak masa Kerajaan Sriwijaya, Palembang menyimpan banyak peninggalan berharga yang patut dikenalkan kepada masyarakat luas.
Kehadiran Prangko bertema sejarah diharapkan dapat menjadi sarana promosi budaya yang efektif sekaligus memperkuat rasa bangga masyarakat terhadap identitas daerahnya.