https://palpres.bacakoran.co/

Google Advertisement Below

BI Sumsel Perkuat Sinergi Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Menuju Fesyar Regional Sumsel Tahun 2026

BI Sumsel Perkuat Sinergi Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Menuju Fesyar Regional Sumsel Tahun 2026-Foto: Sri Devi-koranpalpres.com

Besamo Bincang Ekonomi Santai: Bank Indonesia Sumsel Perkuat Ekonomi Syariah Menuju Fesyar 2026

PALEMBANG, KORANPALPRES.COM - Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Selatan memperkuat sinergi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah sebagai langkah strategis menuju Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Regional Sumsel Tahun 2026 di Palembang.

Langkah ini dikemas dalam kegiatan menarik bertajuk “Besamo Bincang Ekonomi Santai: Membangun Optimisme bersama Media BI Sumsel”.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Bambang Pramono, Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Provinsi Sumatera Selatan Ir. Basyaruddin Akhmad, M.Sc, serta Direktur Eksekutif KDEKS Sumsel Shofwan Hadi.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Bambang Pramono menegaskan bahwa ekonomi syariah memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. 

BACA JUGA:Palembang Ekspres Audiensi dengan Bank Indonesia Sumsel, Perkuat Sinergi Media dan Event Sang Juara 2026

BACA JUGA:Pererat Silaturahmi Forkopimda, Aspidum Kejati Sumsel Hadiri Safari Ramadan di Bank Indonesia

Menurutnya, keberhasilan pengembangan ekonomi syariah tidak hanya diukur dari pertumbuhan lembaga keuangan syariah, tetapi juga dari sejauh mana UMKM dan pesantren binaan mampu tumbuh mandiri serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar.

"Indikator keberhasilan yang paling penting adalah bagaimana UMKM yang dibina dan pesantren yang didampingi mampu mandiri, berkembang, serta berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat," ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan literasi ekonomi syariah di tengah masyarakat. Menurutnya, pesantren tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan agama, tetapi juga harus mampu menjadi pusat pemberdayaan ekonomi yang produktif.

"Jangan sampai masyarakat hanya memahami aspek fiqih semata, tetapi juga mampu menghasilkan nilai ekonomi dan manfaat bagi lingkungan sekitarnya," katanya.

BACA JUGA:Mau Daftar Beasiswa Bank Indonesia 2026? Ini Kriteria, Proses Seleksi, dan Jurusan yang Disarankan!

BACA JUGA:Konsisten Edukasi CBP Rupiah kepada Pengunjung, Museum Negeri Sumsel Diganjar Penghargaan Bank Indonesia

Seperti diketahui, Festival Ekonomi Syariah Regional Sumatera 2026 hadir di Palembang dengan berbagai rangkaian kegiatan inspiratif, edukatif, dan menghibur untuk seluruh masyarakat.

Kegiatan ini akan digelar di Palembang Icon Mall dan Palembang Sport & Convention Center (PSCC) pada 5–7 Juni 2026 dengan mengusung tema: "Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital".

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google