https://palpres.bacakoran.co/

Google Advertisement Below

Gebrakan Baru Budaya Sumsel! Forwida & Disbudpar Kolaborasi Dorong Fakultas Budaya Unsri hingga Inovasi Purun

Kepala Disbudpar Sumsel Rudi Irawan (enam dari kiri) bersama jajaran menerima audiensi Ketua Umum Forwida Sumsel Diah Kusuma Pratiwi bersama para pengurus.--forwida sumsel for koranpalpres.com

PALEMBANG – Sektor kebudayaan dan pariwisata di Sumatera Selatan (Sumsel) bersiap melompat lebih jauh!

Forum Pariwisata dan Budaya (Forwida) Sumsel resmi menggelar audiensi strategis bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumsel pada Rabu (29/7/2026).

Pertemuan ini menjadi momen krusial untuk memperkuat ekosistem budaya daerah sekaligus menggalakkan program kolaboratif berbasis kemitraan pentahelix.

Ketua Umum Forwida Sumsel, Dr. Ir. Diah Kusuma Pratiwi, M.T., CIAP, menegaskan bahwa Forwida—yang secara legal berbadan hukum Yayasan Wisata dan Budaya—hadir sebagai mitra strategis pemerintah, bukan oposisi.

BACA JUGA:Colabs Epik! Forwida Sumsel dan BPK Wilayah Sumsel Siap Sulap Warisan Budaya Jadi Magnet Wisata Kekinian

BACA JUGA:Cara Jitu Mengatasi Industri Kerajinan Tradisional yang Semakin Meredup, ini Kata Ketua Forwida Sumsel

Lembaga ini merangkul berbagai elemen penting, mulai dari akademisi, budayawan, pemerintah, media, hingga para pelaku usaha.

"Kami hadir untuk mendukung penuh program pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata di Sumatera Selatan. Selama ini Forwida konsisten berkolaborasi dengan Disbudpar, Dinas Perindustrian, hingga Dinas Koperasi," ungkap Diah, yang hadir didampingi jajaran pengurus seperti Toni Panggarbesi, Dr. Asmawati, Dr. Isabella, Raden Genta Laksana, serta Ika Swastika.

Dari Pelestarian Aksara Kaganga Hingga Inovasi Mesin Purun

Rekam jejak Forwida Sumsel sendiri dalam menjaga warisan leluhur memang tidak perlu diragukan.

BACA JUGA:Kunjungi 2 Desa Pengrajin Tradisional di Ogan Ilir, Forwida Sumsel Siapin Kejutan buat Generasi Z dan Milenial

BACA JUGA:Hidupkan Memori Kota Sungai, Forwida Susuri Jejak Sejarah Palembang dari Pulau Kemaro hingga Kampung Songket

Berbagai aksi nyata telah diluncurkan, mulai dari Festival Budaya, Lomba Pantun Bahasa Palembang, Pelatihan Tanjak dan Gandik, Pelestarian Aksara Kaganga, Pelatihan Seni Lacquer, hingga Lomba Lagu Daerah.

Tak hanya itu, ruang diskusi publik seperti Focus Group Discussion (FGD), seminar nasional, dan pendampingan UMKM terus digencarkan.

Salah satu fokus utama Forwida saat ini adalah mendampingi pengrajin tikar purun di Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google