MIRIS! Rombel SMPN 2 Mulak Sebingkai Lahat Hanya 3 Unit, Jumlah Siswa Tercatat 57 Orang, Ini Kata Anggota Dewa
TERIMA ASPIRASI: Anggota DPRD Lahat dapil 4 menerima proposal aspirasi dari Kepala SMPN 2 Mulak Sebingkai, Merta Devi SPd MPd--Bernat/koranpalpres.com--
LAHAT, KORANPALPRES.COM - Miris! melihat kondisi bangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Mulak Sebingkai, Kabupaten Lahat, bagaimana tidak, ketika yang lain berlomba-lomba meningkatkan infrastruktur pendukung, akan tetapi, pada kenyataannya ruangan belajar (Rombel) hanya 3 unit saja, bahkan jumlah siswa secara keseluruhan mulai dari kelas Vll, Vlll dan IX tercatat 57 orang.
Berbanding terbalik dengan sekolah-sekolah lainnya hingga mencapai ratusan siswa untuk menempuh serta mengejar cita-cita.
Hal ini, hasil reses Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lahat daerah pemilihan (Dapil) 4, beranggotakan, Eva Lili Susanti, Ardiansyah SH, Indi Periadi, Nurliyan dan Jiki Rinalzon SIP. Ketika kelimanya mendatangi sekaligus berdialog langsung kepada Kepala Sekolah.
"Betul, baik jumlah ruang kelas dan siswa sangatlah miris sekali melihatnya, bahkan lapangan upacara pun tidak ada tentu saja ini sangat tidak layak buat sebuah bangunan sekolah," sebut Koordinator Reses, Indi Periadi, Sabtu, 1 Agustus 2026.
BACA JUGA:Samsung Bagi Dua Segmen Wearable: Galaxy Watch Ultra2 untuk Petualang, Watch9 untuk Kesehatan Harian
Bahkan, sambung dia, letak fisik SMPN 2 Mulak Sebingkai nyaris tidak terlihat dari pinggir akses jalan, kalau tidak pelan-pelan menggunakan kendaraan, sebab dihimpit pemukiman warga maupun sekolah dasar (SD).
"Oleh karena itulah, kami pun merasa terpanggil guna membantu pihak sekolah, agar kiranya proposal aspirasi tersebut dapat ditindaklanjuti Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat, demi mutu pendidikan di Bumi Seganti Setungguan," sebut politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini seraya menuturkan, tentu saja akan memperjuangkan aspirasi ini agar memiliki mutu yang layak.
Ia berharap, aspirasi yang diterima pihaknya akan segera dilaksanakan instansi terkait, agar tidak ada lagi bangunan fisik sekolah seperti saat ini, tenaga pengajarnya lebih banyak sedangkan jumlah ruangan belajar dan siswanya sangat terbatas.
"Paling tidak, dari infrastruktur yang ada nantinya dibangunkan dua lantai sebagai bagian penunjang pendidikan, atau dicarikan solusi lainnya sehingga diperoleh kesetaraan yang hakiki," harap dirinya.
BACA JUGA:Api dari Pipa Gas di Prabumulih Berhasil Dipadamkan, Polisi Lakukan Penyelidikan
BACA JUGA:Dari Batubara untuk Tanah: PTBA Hadirkan BA Grow Pembenah Tanah Pertanian di Inagritech 2026
Sementara itu, Kepala.SMPN 2 Mulak Sebingkai, Merta Devi SPd MPd membenarkan, bahwasanya pihaknya sangat berharap kepada wakil rakyat dapat menjadi perpanjangan tangan kepada pihak pemerintah.
"Terkait keadaan bangunan sekolah dirasakan sangat tidak mendukung. Didalam proposal kami menginginkan adanya penambahan ruangan rombel paling tidak menjadi dua lantai," ulasnya.