27 SMP/MTs Se-Sumsel Intip Koleksi Sejarah Museum Negeri Sumsel, LCCM Digelar Besok
Ratusan peserta dari 27 SMP/MTs di Sumatera Selatan keliling Museum Negeri Sumatera Selatan untuk mengikuti Lomba Cerdas Cermat Museum, Rabu 4 Agustus 2026.--Ist
PALEMBANG, KORANPALPRES.COM – Ratusan peserta dari 27 SMP/MTs di Sumatera Selatan mengikuti technical meeting (TM) Lomba Cerdas Cermat Museum, Rabu 4 Agustus 2026.
Di dalam techinal meeting ini, ratusan peserta diajak keliling museum untuk mengetahui koleksi yang kini masih tersimpan baik.
Lebih dari itu, koleksi museum ini menjadi bagian dari soal yang akan diperlombakan dalam LCCM yang akan digelar dua hari, 5-6 Agustus 2026.
Seperti diketahui LCCM merupakan agenda tahunan dari Museum Negeri Sumatera Selatan.
BACA JUGA:Ternyata Pejabat Ini yang Buka Seminar Hasil Kajian Temuan Situs Bukit Siguntang di Museum Sriwijaya
Lomba ini sendiri melibatkan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah, Umum Palembang Ekspres dan sejumlah praktisi sejarah dan budaya.
Plh Kepala Museum Negeri Sumatera Selatan, Amarullah, SH menjelaskan LCC Museum merupakan program tahunan untuk menumbuhkan apresiasi siswa terhadap kebudayaan dan sejarah Indonesia.
Dengan kata lain, LCC Museum ingin menciptakan rasa bangga dan cinta terhadap tanah air melalui kebudayaan dan sejarah kepahlawanan.
Amaraullah menjelaskan, museum memiliki tugas untuk menyebarluaskan informasi benda sejarah dari berbagai ragam bentuk warisan budaya nusantara dan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap museum dengan memanfaatkan koleksi Museum dalam berbagai kegiatan.
BACA JUGA:Meriah! Ribuan Anak PAUD se-Sumsel Padati Museum Sriwijaya Lewat Lomba Mewarnai
BACA JUGA:Usai Renovasi 14 Bulan, PN Palembang Tinggalkan Museum Tekstil dan Kembali ke Kantor Lama
“Oleh sebab itulah, Museum Negeri Sumatera Selatan melakukan Gerakan Ayo ke Museum yang direalisasikan ke dalam berbagai kegiatan, salah satunya Cerdas Cermas Museum,” kata Amarullah.
Tahun ini, sambung Amarullah, LCC Musum tingkat SMP/MTs memiliki ARUNIKA atau Asah Rasa untuk Generasi Merdeka Berbudaya.