https://palpres.bacakoran.co/

Google Advertisement Below

Polda Sumsel Bangun Sistem Deteksi Dini Karhutla Berbasis Masyarakat di OKU Selatan

OKU SELATAN, KORANPALPRES.COM – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan terus memperkuat strategi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan membangun sistem deteksi dini berbasis masyarakat. Melalui Polres OKU Selatan, warga Desa Sidodadi, Kecam--Bidhumas Polda Sumsel

OKU SELATAN, KORANPALPRES.COM – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan terus memperkuat strategi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan membangun sistem deteksi dini berbasis masyarakat. 

Melalui Polres OKU Selatan, warga Desa Sidodadi, Kecamatan Buay Pemaca, diajak menjadi garda terdepan dalam mengenali, melaporkan, dan mencegah potensi kebakaran sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih luas, Selasa 4 Agustus 2026.

Pendekatan tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi "STOP KARHUTLA" yang dipimpin Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana, S.H., S.I.K., M.I.K., bersama jajaran pejabat utama Polres. 

Hadir pula Camat Buay Pemaca Sainal Sagiman, S.E., Kapolsek Buay Pemaca, Kepala Desa Sidodadi Rudi Yanto, perangkat desa, kepala dusun, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

BACA JUGA:Dukung Visi Indonesia Emas, Kapolda Sumsel Gembleng Karakter Siswa SMA Taruna Nusantara

BACA JUGA:Kepedulian Polda Sumsel Berbuah Apresiasi, Warga Nilai Program Polri Tepat Sasaran

Dalam kegiatan tersebut, kepolisian tidak hanya memberikan edukasi mengenai bahaya Karhutla, tetapi juga membangun mekanisme kewaspadaan bersama melalui komunikasi aktif antara masyarakat dan aparat.

Warga didorong mengenali wilayah rawan, memahami penyebab kebakaran, serta segera melaporkan setiap kepulan asap maupun aktivitas pembakaran yang berpotensi memicu Karhutla.

Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana, S.H., S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa kecepatan informasi dari masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah meluasnya kebakaran.

"Pencegahan Karhutla tidak dapat dibebankan kepada pemerintah dan aparat keamanan saja. Masyarakat merupakan pihak yang paling dekat dengan lingkungan sehingga kepedulian warga menjadi unsur penting dalam mencegah munculnya titik api," ujar Kapolres.

BACA JUGA:Taruna Akpol Bersama Polda Sumsel Intensifkan Pembinaan Karakter Generasi Muda di Palembang dan Ogan Ilir

BACA JUGA:Kapolda Sumsel Instruksikan Ground Checking Masif, Korporasi Pembakar Lahan Akan Ditindak Tegas

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta menghindari tindakan yang dapat memicu kebakaran di kawasan perkebunan, lahan kering, maupun hutan. 

Menurutnya, laporan cepat masyarakat akan mempercepat respons petugas sehingga api dapat dikendalikan sebelum meluas.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan

Iklan Google