Beda 54 Tahun Bukan Penghalang! Aksi Mbah Sarto dan Prada Rio Garap Rumah Ibu Sri Wudyatun
Mbah Haji Sarto (kanan) dan Prada Rio bahu-membahu siapkan genteng rumah Ibu Sri Wudyatun di TMMD 129 Semarang.--Pendim 0714/Salatiga for koranpalpres.com
KABUPATEN SEMARANG, KORANPALPRES.COM Perbedaan usia hingga 54 tahun terbukti bukan halangan untuk mengejar satu tujuan: memberikan tempat tinggal layak bagi warga.
Suasana inspiratif ini terlihat jelas dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Kabupaten Semarang, Rabu (5/8/2026).
Di lokasi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Sri Wudyatun, sosok Mbah Haji Sarto (74) dan Prada Rio Anggara (20) mendadak jadi sorotan.
Meski berasal dari generasi yang jauh berbeda, senioritas usia tak membuat Mbah Sarto canggung, dan Prada Rio pun tak segan menaruh rasa hormat yang tinggi.
BACA JUGA:Bikin Hati Adem! Momen Kapten Sofyan Amirudin Sapa Warga Lansia di Tengah TMMD Semarang
BACA JUGA:Gaspol Hari ke-21! Satgas TMMD & Warga Desa Cukil Tetap Semangat Cor Jalan Demi Kemajuan Desa
Keduanya bahu-membahu menyusun dan menyiapkan genteng untuk hunian baru Ibu Sri.
Sambil merapikan material genteng, obrolan hangat mengalir santai di antara keduanya.
Mbah Sarto menyelipkan kisah perjalanan hidup serta pentingnya menanamkan kearifan lokal gotong royong yang sudah menjadi tradisi desa.
Di sisi lain, Prada Rio antusias mendengarkan sambil membagikan pengalamannya selama bertugas sebagai prajurit TNI.
BACA JUGA:Bikin Gemas! Intip Serunya Anak SD N 1 Cukil Ajak Bercanda Satgas TMMD 129 Tengaran Saat Istirahat
Kolaborasi unik ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan mampu menjembatani jurang antargenerasi.
Pengalaman serta kebijaksanaan Mbah Sarto berpadu pas dengan energi muda Prada Rio, menghadirkan energi positif yang memicu semangat warga sekitar untuk turut mempercepat proses renovasi.