Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Pemkab OKI Gelar Salat Istisqa
Petugas Manggala Agni Daops XVII OKI berjibaku memadamkan api yang melahan lahan yang berada di pinggir jalan tol Kayuagung. Di bagian lain, Wakil Bupati OKI Supriyanto menggelar salat Istisqa untuk meminta hujan pada musim kemarau ini.--Ist
PALEMBANG, KORANPALPRES.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Sumatera Selatan mengganggu aktivitas warga di Palembang.
Kabut asap akibat karhutla terasa pekat pada malam hari terutama di wilayah Sako, Sematang Borang dan Talang Jambe.
Meski tidak sepekat pada tahun 2015 atau 2019 silam, kabut asap cukup mengganggu warga yang beraktivitas di malam hari.
Berdasarkan grafik kualitas udara di Palembang yang dirilis IQAir, kualitas udara di Palembang masuk dalam kategori tidak sehat dari pukul 17.00 WIB hingga 06.00 WIB pada tanggal 5 hingga 6 Agustus 2026 dengan rentang skala 160 Air Quality Index atau Indeks Kualitas Udara.
BACA JUGA:Polda Sumsel Bangun Sistem Deteksi Dini Karhutla Berbasis Masyarakat di OKU Selatan
BACA JUGA:Kecelakaan Kapal Berulang Jadi Isu Nasional: Marin Nusantara Desak Pendobrakan Sistem Pelayaran
Kabut asap yang mempengaruhi kualitas udara tidak terlepas dari kebakaran hutan dan lahan.
Terbaru, kebakaran hutan dan lahan terjadi di wilayah kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa 4 Agustus 2026.
Karhutla ini terjadi di pinggir ruas tol Kayuagung, tepatnya di KM 356 Desa Pedu, Kecamatan Jejawi sehingga mengganggu arus lalu lintas pengguna jalan tol.
Dari lahan seluas lebih kurang 1,5 hektar lahan yang terbakar, seluas 0,5 hektar berhasil dipadamkan oleh tim pemadam yang berjibaku di lapangan.
BACA JUGA:Karhutla Meningkat Tajam, Wali Kota Ratu Dewa Tetapkan Status Siaga Bencana
BACA JUGA:Ikhtiar Batin Cegah Karhutla, Paguyuban Sinar Mas Sumsel Gemakan Sholawat Bersama Santri
Kelapa Manggala Agni Daops XVII OKI, Edi Satriawan mengungkapkan, lahan yang terbakar merupakan gambut tipis dengan vegetasi semak belukar, belidang, brondong dan purun.
"Alhamdulillah saat ini api sudah padam," terangnya.