Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya, Ternyata Presiden RI Turut Didamping Sosok Jenderal Ini

Selasa 01 Oct 2024 - 13:57 WIB
Reporter : Kurniawan
Editor : Kurniawan

Kapolri berkesempatan menerima laporan pelaksanaan tugas Satgassus Pencegahan Tipikor Polri di ruang Rapat Tribrata Mabes Polri.

BACA JUGA:Ikut Jejak Ayah Jadi Abdi Negara, Atlet Paralimpik Ini Masuk Bintara Polri

BACA JUGA:Wajib! Personel Pengamanan Pilkada 2024 Bakal Diperiksa Kesehatan, Ini Keterangan AS SDM Kapolri

"Saya menyampaikan apresiasi terhadap berbagai program yang telah berhasil dilakukan oleh tim Satgassus Pencegahan Tipikor Polri,” ujar Jenderal Sigit, Kamis 26 September 2024.

Jenderal Sigit menyampaikan, saat ini satgassus telah melakukan kerja sama dengan melakukan pendampingan terhadap 12 Kementerian/Lembaga.

Yaitu Kemenkeu, Kementan, Kemen ESDM, Kemen PUPR, Kemenpora, Kemendikbud, LKPP, PT. SMI, Pertamina, SKK Migas dan Badan Bank Tanah Nasional.

“Polri melalui Satgassus Pencegahan Tipikor berkomitmen akan terus mengoptimalkan upaya pemberantasan Tindak Pidana Korupsi di Indonesia,” kata Jenderal Sigit.

BACA JUGA:Beginilah Pengamanan Ketat di Sejumlah Titik Dukung Kelancaran MotoGP Mandalika 2024, Ini Lokasinya

BACA JUGA:Akhirnya Kapolda Sumsel Yang Baru Tiba di Palembang, Ini Sosoknya

Ditambahkan Kasatgassus, laporkan yang diberikan kepada Kapolri adalah kegiatan pada tahun 2024. Kepada Kapolri disampaikan bahwa program pencegahan diprioritaskan tehadap 4 sektor, yaitu pelayanan publik, ketahanan pangan, ketahanan energi, dan penerimaan negara.

Menurut Kasatgassus, terdapat dua kementerian/lembaga yang saat ini sedang dalam proses pendampingan, yakni Kemendiknas dan Badan Bank Tanah Nasional sedang dalam proses untuk didampingi.

Respons dari pihak kementerian/lembaga yang didampingi, ungkap Kasatgassus, sangat positif. Dari upaya pendampingan itu, ujarnya, satgassus juga akan mempersiapkan 2 buku terkait pencegahan korupsi.

“Terdapat 5 kajian yang dihasilkan, yaitu kajian tata kelola distribusi pupuk subsidi, kajian pemulihan ekonomi nasional sektor infrastruktur pertanian, kajian/review tata kelola penyaluran bantuan langsung tunai, kajian tata kelola pemanfaatan sumur tua dan kebijakan penanganan illegal drilling serta kajian penerapan e-katalog dalam pengadaan crude oil/minyak mentah,” jelas Kasatgassus. 

BACA JUGA:Ada Kakorlantas di Pospam Bundaran Sunggung I Sirkuit Mandalika, Ada Apakah?

BACA JUGA:Antisipasi Tindak Kejahatan 3C, Polres Ogan Ilir dan Polsek Jajaran Turun Kelapangan Lakukan Hal Ini

Ditambahkannya, ke depan program pencegahan tindak pidana korupsi akan terus ditingkatkan dengan melibatkan lebih banyak kementerian/lembaga. 

Kategori :