Oase Itu Bernama Esai

Senin 30 Jun 2025 - 16:18 WIB
Reporter : Trisno Rusli
Editor : Trisno Rusli

BACA JUGA:SELAMAT! 901 Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Diwisuda ke-93

BACA JUGA:Hadiri Pengukuhan 7 Guru Besar UIN Raden Fatah, Dirjen Pendis Kenalkan Kurikulum Cinta, Apa Kira-Kira?

Tanpa disalurkan, semua itu akan menumpuk, tak ubahnya sampah plastik di trotoar.

Menulis esai adalah cara kamu menyortir, memilih, dan memasak bahan-bahan itu jadi hidangan yang punya rasa,mungkin tidak selalu lezat, tapi pasti punya cerita.

Dalam gagasan pendidikan kaum tertindas, Paulo Freire mengaggap pendidikan sejati bukan cuma soal menjejalkan fakta atau mematuhi disiplin akademik.

Pendidikan adalah soal membangunkan kesadaran, melatih mata untuk melihat dunia dengan kritis, untuk bertanya “mengapa” dan “bagaimana” tanpa takut.

BACA JUGA:Kemas Ari Panji Raih Gelar Doktor ke-272 UIN Raden Fatah Palembang, Kaji Mata Uang Pitis

BACA JUGA:SIMAK! Begini Pesan Dekan FDK UIN Raden Fatah Palembang Dalam Prosesi Yudisium ke-51

Menulis esai adalah salah satu kebiasaan kritis itu. Saat menulis, kita tidak hanya menuang kata, tapi melatih diri untuk mempertanyakan, berpikir, meragukan, dan bercerita.

Jika mahasiswa tumbuh tanpa keberanian untuk mempertanyakan dunia, maka ada yang salah dengan sistem pendidikan kita, sekalipun nilai IPK-nya sempurna alias comluade.

Menulis esai adalah soal keberanian untuk jujur. Tidak perlu bahasa yang muluk atau teori yang bikin dahi berkerut.

Yang dibutuhkan adalah kepekaan untuk menangkap dunia obrolan di kantin, poster sobek di tembok kampus, atau keresahan soal ketidakadilan yang membuat sesak dada.

BACA JUGA:SERU! Turnamen Futsal Antar Fakultas UIN Raden Fatah Usung Take Your Victory, Make a History

BACA JUGA:Prodi MPI UIN Raden Fatah Palembang Gandeng PMI Sumsel Gelar Aksi Donor Darah, Ini Tujuannya

Di tengah tugas-tugas yang sering cuma ngurusin format dan jumlah kata, esai adalah ruang untuk orisinalitas, untuk nyanyi dengan nada sendiri, untuk membuktikan bahwa kamu bukan cuma penutup buku, tapi manusia yang hidup.

Esai bukan cuma soal menyelesaikan tugas, tapi soal melatih kesadaran kritis.

Kategori :