Pantauan Palembang Ekspres, pada Minggu malam, 22 Januari 2025 lampu jalan yang mati terlihat dari pintu gerbang jalan menuju kantor Kecamatan Rantau Alai hingga beberapa desa di dalamnya.
BACA JUGA:Pengadilan Negeri Lahat Gelar Sidang Pembacaan Tuntutan, Kasus Apa?
BACA JUGA:BMW Pimpin Pasar Mobil Listrik Premium Indonesia, X1 Jadi Model Terlaris!
Mustafa, seorang pengendara motor mengaku gelisah dengan kondisi ini karena area jalan gelap dan terkesan diabaikan pemerintah.
"Sudah bertahun-tahun lampu jalan di Kecamatan ini mati. Apalagi di ruas jalan ini banyak pohon besar, kadang kita takut lewat area ini," ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Mawi, warga Rantau Alai, yang merasa tidak nyaman melintasi di di daerah sendiri karena minimnya penerangan.
"Sepanjang jalan ini gelap. Lampu jalan sudah lama mati. Apalagi di persimpangan sejalan, sangat gelap sekali," katanya.
BACA JUGA:Kajati Sumsel Hadiri Kegiatan di Bumi Perkemahan Gandus, Acara Apa?
BACA JUGA:Teknologi SHS Jadi Andalan Jaecoo J7 SHS, Apa Itu?
la mendesak pemerintah setempat segera memperbaiki lampu penerangan jalan umum.
Sebab jika kondisi lampu jalan mati membuat warga menjadi waspada ketika keluar malam hari. Selain itu, bisa memicu adanya tindak kriminal.
"Ini harus segera diatasi. Kecamatan Rantau Alai adalah Kecamatan yang cukup ramai penduduk, jadi lampu jalan di tempat umum harus berfungsi dengan baik," pungkasnya.
Terpisah Tokoh Masyarakat setempat, Sades mengaku, pihaknya sudah berapa kali mengajukan perbaikan lampu jalan, tapi tidak ada tanggapan sama sekali.
BACA JUGA:Mobil Listrik MHERO 917, Lebih Garang dari Mesin V8, Tenaganya Gak Kaleng-kaleng
"Mulai dari kepala Desa, pihak Kecamatan sudah kami ajukan, tapi tidak ada respon. Saya lihat di Kecamatan lain terang semua, tapi di Kecamatan Rantai Alai inilah yang gelap gulita," tegasnya.