Setelah itu mengikis atau menyikat dinding yang berjamur dengan kuat, cara ini bisa juga dengan menyemprotkan larutan cuka putih atau kaporit pada area yang berjamur.
Namun diamkan terlebih dahulu selama beberapa waktu dan bersihkan menggunakan air bersih.
Setelah itu, amplas permukaan tembok hingga halus dan bersih.
BACA JUGA:15 Ide Dekorasi Ruang Kerja Nyaman: Rahasia Fokus dan Anti Stres Saat Kerja di Rumah
Jika cara tersebut sudah dilakukan maka penting juga untuk menggunakan sealer anti-lembap atau waterproofing khusus tembok untuk mencegah pertumbuhan jamur kembali.
Dan paling penting mengaplikasikan cat tembok waterproof dan gunakanlah dehumidifier untuk mengurangi kelembaban ruangan.
Agar tembok tidak berjamur maka penting untuk mencegahnya daripada mengobati, hal pertama yakni meningkatkan sirkulasi udara dengan membuka jendela secara teratur.
Dan gunakan kipas angin untuk meningkatkan sirkulasi udara di dalam ruangan.
Hal penting lainnya dengan memasang talang air agar berfungsi baik untuk mencegah percikan air hujan ke dinding luar.
Kemudian menggunakan material kedap air dengan melapisi waterproofing pada dinding, khususnya yang rawan lembab, seperti kamar mandi dan dapur.