2 Sekolah Ini Jadi Sasaran Kejari OKU dalam Program JMS

Jumat 01 May 2026 - 07:27 WIB
Reporter : Kurniawan
Editor : Kurniawan

OKU SELATAN, KORANPALPRES.COM - Bertempat di Ruang Aula Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan dan Ruang Kelas SMA Negeri 1 Buay Sandang Aji Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.

Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu Selatan telah melaksanakan kegiatan Penyuluhan Hukum Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Tahun 2026, Rabu 29 April 2026.

Kegiatan Penyuluhan Hukum Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Tahun 2026 diikuti oleh Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu Selatan Alman Noveri, S.H., M.H.

Kemudian Kasubsi I Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu Selatan Rahmat Zainudin, S.H., M.H.

BACA JUGA:Pimpin Apel Pagi, Aswas Kejati Sumsel Tekankan Hal Ini sebagai Kunci Kesuksesan

BACA JUGA:Kajati Sumsel Lantik 3 Pejabat di Kejati dan Kajari Empat Lawang

Dan Kasubsi II Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu Selatan Angga Winiardo Putra, S.H serta Staff Intelijen Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu Selatan.

Kegiatan Penyuluhan Hukum Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Tahun 2026 dimulai dengan pembukaan oleh pihak sekolah yang menyampaikan apresiasi atas terlaksananya program Jaksa Masuk Sekolah.

Dan dilanjutkan dengan kata Sambutan dari Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu Selatan, Alman Noveri, S.H., M.H.

"Kemudian, pemateri dari kita memberikan penyuluhan hukum yang mencakup berbagai materi," ujarnya. 

BACA JUGA:Penyidik Tipikor Polres Muratara Koordinasi dengan Kejati Sumsel, Terkait Kasus Ini

BACA JUGA:Kedua Orang ini Ditetapkan Kejati Sumsel Tersangka Obstruction of Justice

Antara lain pengenalan tugas dan fungsi kejaksaan, bahaya kenakalan remaja, penyalahgunaan narkotika, serta dampak hukum dari tindakan pidana yang sering terjadi di kalangan pelajar.

Dalam penyampaian materi, dilakukan menggunakan metode interaktif dengan memberikan contoh kasus yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa.

"Sehingga peserta dapat lebih mudah memahami materi yang disampaikan. Selain itu, sesi tanya jawab juga berlangsung aktif," katanya. 

Kategori :