Meski antusiasme luar biasa tinggi, pihak Damkar Merdeka hanya memperbolehkan anak -anak.
BACA JUGA:Ada Car Free Day Baru di Palembang, Kurangi Polusi Hidup Lebih Sehat, Ini Lokasinya
BACA JUGA:Launching CFD, Ini Alasan Jalan H Husni Palembang jadi Lokasi Car Free Day
Petugas di lapangan memberlakukan standarisasi berdasarkan ukuran tubuh dan berat badan demi menjamin keamanan selama meluncur.
Faktor ukuran tubuh ini menjadi krusial karena ukuran sabuk pengaman (harness) rescue memiliki batas minimum agar dapat mengikat tubuh anak dengan sempurna.
Sebelum meluncur, petugas dengan sigap mengukur, memasangkan alat, serta memberikan instruksi singkat mengenai posisi tubuh yang aman saat berada di udara.
Para orang tua pun menyambut baik regulasi ketat ini. Mereka merasa jauh lebih aman karena melihat penanganan yang sangat profesional dari para personel Bidang Rescue.
BACA JUGA:Polrestabes Palembang Kawal Uji Coba CFD Tahap II, Berikut Lokasinya
BACA JUGA:Uji Coba CFD dan CFN di Palembang! Ampera Ditutup 3 Jam, Atmo Banyak Atraksi
Bagi masyarakat yang belum sempat mencoba atau ingin kembali merasakan keseruan ini, kepastian mengenai kehadiran wahana flying fox pada CFD minggu depan rupanya masih bersifat ttentatif
Pihak Damkar Merdeka menjelaskan bahwa keberlanjutan program ini sangat bergantung pada kebijakan internal dan izin dari struktur pimpinan yang lebih tinggi.
Najmi menambahkan bahwa, saat ini sedang mengevaluasi jalannya acara hari ini untuk kemudian dilaporkan sebagai bahan pertimbangan kepada atasan.
"InsyaAllah jika ada arahan dari atasan akan diadakan lagi untuk CFD selanjutnya," tambahnya.
Kehadiran inovasi edukasi dari Damkar Merdeka Bidang Rescue ini membuktikan bahwa pembelajaran mengenai keselamatan tidak harus kaku dan membosankan.