Banjir Melanda, Bupati OKU Timur Sampaikan Permohonan Maaf ke Warga Terdampak
Banjir Melanda, Bupati OKU Timur Sampaikan Permohonan Maaf ke Warga Terdampak--bacakoranpalpres
MARTAPURA, KORANPALPRES.COM - Cuaca yang ekstrem saat ini berakibat beberapa daerah di Kabupaten OKU Timur dilanda banjir.
Bupati OKU Timur, Ir H Lanosin, MT, MM memantau kondisi banjir yang melanda wilayah Belitang, Belitang II, dan Belitang III meskipun sedang berada di Magelang.
Banjir tersebut terjadi akibat luapan beberapa aliran sungai yang tak mampu menampung debit air hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak kemarin.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Senin, 24 Februari 2025, Enos menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak banjir.
BACA JUGA:Tantangan Cuaca Ekstrem, Petugas Jaga Kelistrikan Andal selama Ramadan
Ia mengakui tidak dapat hadir langsung ke lokasi kejadian lantaran tengah mengikuti retret atau pendidikan bagi kepala daerah se-Indonesia yang berlangsung di Magelang.
“Meskipun saya tidak bisa datang langsung, saya sudah memerintahkan BPBD, para camat, dan stakeholder lainnya untuk segera turun ke lapangan memantau kondisi warga. Saya harap penanganan dilakukan dengan cepat dan tepat,” ujar Enos dalam unggahannya.
Bupati juga menekankan pentingnya langkah mitigasi pascabanjir, terutama bagi sektor pertanian yang terdampak cukup parah.
Jika sawah yang terdampak sudah masuk dalam klasifikasi fuso yakni gagal panen total, maka Dinas Pertanian OKU Timur akan menyalurkan bantuan berupa bibit padi untuk membantu para petani memulai kembali musim tanam.
BACA JUGA:Tanggap Banjir, Bupati OKU Timur Dapat Pesan Khusus dari Petani Sawah Tadah Hujan
BACA JUGA:Antisipasi Banjir, PUTR OKU Timur Ajak Warga Gotong Royong Bersihkan Drainase
Para camat di wilayah Belitang juga diminta untuk terus memantau perkembangan situasi dan melaporkan secara berkala.
Selain itu, kerja sama dengan TNI, Polri, serta relawan lokal turut dioptimalkan untuk mempercepat penanganan banjir dan meminimalkan risiko kerugian yang lebih besar.