Preview Timnas Indonesia Vs Australia, Garuda Datang untuk Menang!
Preview Timnas Indonesia vs Australia, Garuda datang untuk menang!-pssi-
Ia yakin pelatih Australia, Tony Popovic, punya solusi terkait masalah ini.
Kluivert menilai Australia punya kedalaman skuad yang baik hingga peran pemain yang cedera bisa digantikan pemain lain.
BACA JUGA:Jelang Timnas Indonesia Vs Australia, Sandy Walsh Minta Dukungan Suporter Pakai Bahasa Jawa
BACA JUGA:Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang Lawan Australia, Langsung Salip Vietnam?
Maka dari itu, Skuad Garuda sama sekali tak boleh menganggap remeh Australia yang tengah didera badai cedera.
"Kondisi itu takkan berpengaruh apa-apa. Semua orang tahu bahwa beberapa pemain penting mereka tak ada dalam skuad. Namun pemain yang Tony panggil punya kesempatan untuk membuktikan diri di skuad yang baru ini. Jadi, kami tak pernah menganggap remeh siapapun di skuad tersebut," ujar Kluivert dalam konferensi pers menjalang laga Australia vs Indonesia.
"Saya rasa kami perlu fokus pada diri kami sendiri. Kamu juga harus menaruh hormat kepada para pemain Australia," jelasnya.
Misi Meruntuhkan Dominasi Socceroos
Australia sangat dominan terhadap Indonesia dalam total 20 pertemuan sejak 17 November 1967.
Timnas Indonesia sudah 15 kali menelan kekalahan dari Timnas Australia.
Dari 20 pertemuan itu, Indonesia cuma sanggup membawa satu kemenangan yang terjadi 44 tahun yang lalu, tepatnya pada 30 Agustus 1981 di Stadion Gelora 10 November Surabaya dalam ajang kualifikasi Piala Dunia 1982.
Gol Herry Risdianto pada menit-menit akhir kala itu membuat Garuda mengalahkan Socceroos 1-0.
Setelah kemenangan itu, Indonesia tak pernah menang dari Australia pada 10 laga berikutnya dengan rincian dua kali seri dan delapan kekalahan.
Kabar baiknya, salah satu dari hasil seri itu terjadi pada pertemuan terakhir kedua tim yang terjadi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dalam laga kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C, 10 September 2024.
Dalam pertandingan itu, kedua tim yang sama-sama masih dilatih pelatih lamanya, Shin Tae-yong di Indonesia dan Graham Arnold di Australia, bermain imbang tanpa gol.