Seorang Remaja di Muara Enim Diamankan, Pasal Apa?
Aksi premanisme berupa pungutan liar (pungli) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Muara Enim, dimana seorang remaja diamankan oleh pihak kepolisian setelah kedapatan meminta uang secara ilegal kepada sopir truk.--istimewa
MUARA ENIM, KORANPALPRES.COM - Aksi premanisme berupa pungutan liar (pungli) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Muara Enim.
Seorang remaja diamankan oleh pihak kepolisian setelah kedapatan meminta uang secara ilegal kepada sopir truk angkutan batubara yang melintas di Jalan Lintas Sumatera, Senin 12 Mei 2025.
Pelaku yang diamankan diketahui inisial JG (17) dan belum memiliki pekerjaan. Pelaku ditangkap saat melakukan pungli bersama rekannya yang berhasil melarikan diri.
Kapolres Muara Enim AKBP Jhoni Eka Putra, SH, SIK, M Si, melalui Kapolsek Tanjung Agung Iptu Michael Leonardo, SH, S.Tr.K menjelaskan, penangkapan bermula saat Unit Reskrim Polsek Tanjung Agung yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Firman Bill Clinton, S.Tr.K.
BACA JUGA:Kriminalitas Susah Ditebak, Warga Harus Perketat Keamanan Lingkungan Masing-masing
BACA JUGA:Ini Cara Polrestabes Palembang Tekan Kriminalitas di Wilayahnya
Yang tengah melakukan patroli rutin (hunting patroli) di jalan lintas Sumatera. Ketika melintas di TKP.
Petugas melihat dua orang lelaki mencurigakan yang tengah menghentikan kendaraan truk dan meminta uang.
"Petugas kemudian melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku. Satu orang berhasil diamankan, sementara satu pelaku lainnya kabur dan masih dalam pengejaran," ujarnya.
Dari tangan pelaku, pihaknya menyita barang bukti berupa 13 lembar uang pecahan Rp2.000 dan 4 lembar uang pecahan Rp1.000, tutur Kapolsek
BACA JUGA:Catat Tingkat Kriminalitas Meningkat di 2024, Ini Bakal Dilakukan di 2025, Apa Itu?
Usai diamankan, pelaku langsung dibawa ke Polsek Tanjung Agung untuk didata dan dimintai keterangan.
"Selain mengamankan barang bukti, anggota kita juga memberikan imbauan tegas agar pelaku tidak mengulangi perbuatannya dan membuat surat pernyataan sebagai bentuk komitmen," katanya.