https://palpres.bacakoran.co/

Civitas Jurusan Bahasa dan Pariwisata Polsri Implementasi Kurikulum OBE, Soroti Penyerapan Alumni di IDUKA

Salah seorang narasumber Trisno Rusli saat memberikan materi pada seminar Implementasi Kurikulum OBE yang digelar Jurusan Bahasa dan Pariwisata Polsri-Foto: Zulkarnain/koranpalpres.com-

PALEMBANG, KORANPALPRES.COM - Jurusan Bahasa dan Pariwisata Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) menyelenggarakan Seminar Implementasi Kurikulum OBE (Outcome Based Education) dengan fokus pada peningkatan penyerapan alumni di dunia industri dan dunia kerja (IDUKA).

Kegiatan ini berlangsung di Gedung Jurusan Bahasa dan Pariwisata Polsri dan dihadiri oleh para dosen, mahasiswa, serta perwakilan dari dunia usaha dan dunia industry, Kamis 15 Mei 2025.

Dalam kesempatan ini menghadirkan sejumlah narasumber baik dari bidang perhotelan hingga jurnalis, salah satunya wartawan Harian Umum Palembang Ekspres, Trisno Rusli, SHI., MAg.

Diketahui, seminar ini menjadi bagian dari evaluasi dan pengembangan kurikulum berbasis OBE yang diharapkan dapat mendorong peningkatan kompetensi lulusan agar lebih siap menghadapi kebutuhan industri.


Kajur Bahasa dan Pariwisata Polsri, Dr. Welly Ardiansyah, S.S., M.Pd memberikan sertifikat penghargaan kepada wartawan Harian Umum Palembang, Trisno Rusli, SHI., M.Ag-Foto: Zulkarnain/koranpalpres.com-

BACA JUGA:Dosen FDK UIN Raden Fatah Palembang Belajar Kurikulum OBE: Orientasi Pendidikan Berbasis Kompetensi

BACA JUGA:MANTAP! Jenderal Bintang 2 Kodam II Sriwijaya Berikan Motivasi Ke Peserta Diksarlin Polsri

Dengan menghadirkan praktisi, Polsri berupaya menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja secara nyata dan relevan.

Kajur Bahasa dan Pariwisata Polsri, Dr. Welly Ardiansyah, S.S., M.Pd menjelaskan, kurikulum OBE berdasarkan kebutuhan lulusan saat bekerja.

Oleh sebab itulah, kurikulum OBE akan membantu mahasiswa untuk mencapai outcomes yang telah ditentukan.

“Untuk itulah, Kurikulum OBE bukan berdasarkan input atau berapa jam pelajaran yang dilakukan atau text book apa yang digunakan, namun pada outcome pengetahuan (knowledge) dan keahlian (skill) yang benar-benar harus dapat diukur (concretely measurable),” jelasnya.

BACA JUGA:Puluhan Mahasiswa Polsri Ikuti Wardah Personal Expert Class, Belajar Make Up Sesuai Kulit Wajah

BACA JUGA:Pemprov Sumsel Dukung Penuh Polsri Sport and Fest Vol. 2 di JSC, Catat Tanggal Mainnya!

Sementara itu, salah seorang narasumber Trisno Rusli, SHI., MAg, menjelaskan, industri media cetak saat ini mengalami disrupsi besar-besaran.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan