ChatGPT dan Masa Depan Pendidikan, ini Pernyataan Menohok Mahasiswi Universitas Andalas
Artikel berjudul ChatGPT dan Masa Depan Pendidikan: Ancaman atau Peluang? ini ditulis oleh Fidela Nathania Mirfi, mahasiswi Departemen Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat.--Business Insider
Artikel berjudul ChatGPT dan Masa Depan Pendidikan: Ancaman atau Peluang? ini ditulis oleh Fidela Nathania Mirfi, mahasiswi Departemen Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat.
KORANPALPRES.COM - Di era digitalisasi seperti pada saat ini, semakin berkembang pesatnya teknologi-teknologi yang ada.
Seperti pada perkembagan teknologi kecerdasan buatan atau yang sering disebut dengan AI (Artificial Intelligence).
Salah satunya seperti muculnya teknologi AI khusunya dengan melalui sebuah platfrom yaitu ChatGPT.
Di mana dalam pengguaan AI seperti ChatGPT ini telah memicu berbagai perdebatan yang ada dalam dunia pendidikan.
Yang di mana dalam dunia pendidikan ini membuat para siswa/i dan mahasiswa/i di berbagai kalangan itu dapat mempermudah mereka dalam mengerjakan soal atau tugas yang diberikan guru dan dosen mereka dengan waktu sebentar saja.
Pertanyaanya seperti pada saat ini apakah penggunaan AI ini akan mempengaruhi pada pendidikan?
Atau kita merespons dalam penggunaan AI tersebut akan menjadi sebuah ancaman yang hal itu harus dilawan atau menjadi sebuah peluang yang harus dimanfaatkan?
Chat GPT atau bisa disebut dengan Generative Pre-Trained Transformer.
Pertama kali dikembangkan oleh sebuah perusahaan yang disebut dengan OpenAI di Amerika Serikat.
OpenAI ini merupakan sebuah perusahaan teknologi yang dimana ia berfokus pada suatu penciptaan dan perkembangan dalam teknologi dengan berbasis pada Artificial Intelligence (AI).
Menurut pada studi di EDUCASE Review (2023), dimana pada AI generatif seperti pada ChatGPT ini akan meningkatkan pada sebuah pembelajaran yang akan disesuaikan.