Ketua PTA Palembang yang Baru Temui Gubernur Herman Deru, Bahas Permasalahan Hak-Hak Para Janda?
Gubernur Sumsel Terima Audiensi Ketua Pta Palembang-Humas Pemprov Sumsel-
PALEMBANG, KORANPALPRES.COM — Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang yang baru, Abdullah menemui Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru, Jumat 20 Juni 2025.
Pertemuan keduanya didampingi jajaran masing-masing berlangsung di Kantor Gubernur Sumsel, Jalan Kapten A Rivai, Palembang.
Secara serius, keduanya membahas rencana penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) untuk menjamin hak-hak janda dan anak yang ditelantarkan setelah perceraian.
Di kesempatan ini, Gubernur Herman Deru menegaskan komitmen pemerintah dalam menghadirkan keadilan yang berpihak pada kelompok rentan.
BACA JUGA:Jangan Nyaman di Posisi Aman! Gubernur Herman Deru Minta BSB Terus Inovasi dan Cepat Ambil Keputusan
“Ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan sosial dari negara, melalui pemerintah dan peradilan agama,” tutur Herman Deru kepada koleganya, Ketua PTA Palembang Abdullah.
Menurut ia, perlindungan terhadap janda dan anak-anak adalah bentuk konkret dari keadilan sosial yang harus dikedepankan dalam pembangunan hukum.
Ia menjelaskan bahwa ide MoU ini telah lama ia rancang sebagai bentuk respons terhadap banyaknya keluhan masyarakat terkait penelantaran pasca-perceraian.
“Sudah waktunya kita hadir memberikan rasa aman bagi mereka yang kerap menjadi korban dalam sistem hukum keluarga,” timpalnya.
Lebih dari sekadar kerja sama formal, Herman Deru menyebut inisiatif ini sebagai terobosan menuju sistem hukum yang lebih beradab dan berempati.
Ia berharap, pada Juli 2025, kerjasama ini bisa diresmikan dalam bentuk MoU resmi antara Pemprov Sumsel dan PTA Palembang.