Bupati dan Wabup Empat Lawang Ikut Retreat di IPDN, H Joncik: Siap Bawa Ilmu
RETREAT : Bupati Empat Lawang (kiri) didampingi Wabup (kanan) tengah mengikuti retreat di IPDN-REL/koranpalpres.com-
JATINANGOR, KORANPALPRES.COM - Bupati Empat Lawang, DR H Joncik Muhammad SSi SH MH MM bersama Wakil Bupati (Wabup), Arifa’i, SH tengah mengikuti kegiatan Retreat Gelombang II.
Retreat ini diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dipusatkan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Provinsi Jawa Barat.
Kegiatan ini berlangsung sejak Ahad 22 Juni hingga Kamis, 26 Juni 2025.
Retreat ini diikuti oleh 86 kepala daerah dan wakil kepala daerah dari seluruh Indonesia, menjadi ajang penting untuk refleksi lalu konsolidasi, serta penguatan kapasitas kepemimpinan dalam menjalankan pemerintahan daerah, secara lebih baik efektif dan berintegritas.
BACA JUGA:CUCI GUDANG! Wuling Binguo EV Diskon Harga Besar-besaran Sampai Rp80 Jutaan
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan pembekalan materi strategis, seperti kepemimpinan transformatif, prinsip-prinsip good governance, peningkatan mutu pelayanan publik, hingga sinkronisasi visi pembangunan daerah dengan arah kebijakan nasional.
Bupati Joncik menyampaikan harapannya melalui media sosial pribadinya:
“Bismillah, hari ini kami mulai retreat di Kampus IPDN Jatinangor. Mohon doa ading sanak ????,” tulisnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Arifa’i juga menunjukkan kesiapannya dalam mengikuti setiap sesi retreat ini dengan penuh semangat, demi membawa hasil yang berguna untuk masyarakat Empat Lawang.
BACA JUGA:Setengah Harga IONIQ 5! MG4 Electric: Mobil Listrik yang Siap Menggebrak Pasar Otomotif 2025
Retreat ini bukan hanya soal diskusi formal, tapi juga wadah penting untuk saling berbagi pengalaman dan solusi antar kepala daerah, terutama dalam menghadapi tantangan pembangunan, pelayanan publik, serta tata kelola birokrasi di daerah masing-masing.
Dengan semangat baru yang diperoleh dari forum ini, diharapkan Bupati dan Wakil Bupati Empat Lawang bisa mengakselerasi pembangunan daerah yang berpihak kepada rakyat, mendorong pelayanan yang lebih responsif sekaligus menghadirkan perubahan nyata di tengah masyarakat.