https://palpres.bacakoran.co/

Diusulkan Menjadi Pahlawan Nasional, ini Sejarah dan Profil Ratu Sinuhun Penyusun Undang-Undang Simbur Cahaya

Ketua Umum Srikandi TP Sriwijaya, Nyimas Aliah (tengah) diapit budayawan Vebri Al-Lintani dan sejarawan Kemas AR Panji berfoto bersama di sela Workshop bertajuk “Mewujudkan Ratu Sinuhun sebagai Pahlawan Perempuan Nasional dari--dokumentasi

PALEMBANG, KORANPALPRES.COM – Sehari usai penggalangan 1000 tanda tangan mendukung pengusulan Ratu Sinuhun menjadi Pahlawan Nasional dari Sumatera Selatan (Sumsel).

Perjuangan mengusulkan tokoh wanita bersejarah sebagai Pahlawan Nasional itu dilanjutkan dengan penyelenggaraan Workshop di Graha Bina Praja, Pemprov Sumsel, Kamis 24 Juli 2025.

Workshop bertajuk “Mewujudkan Ratu Sinuhun sebagai Pahlawan Perempuan Nasional dari Sumsel” ini melibatkan puluhan ahli dan pakar.

Mulai dari sejarawan, budayawan dan pakar hukum adat dan gender serta filologi.

BACA JUGA:Ga Main-Main! Ini Alasan Ribuan Warga Palembang Usulkan Ratu Sinuhun Jadi Pahlawan Nasional

BACA JUGA:Yuk Kenali Sosok Ratu Sinuhun! Tokoh Perempuan Emansipasi dari Palembang, Layak Jadi Pahlawan Nasional

Mereka sengaja dihadirkan untuk mengungkap asal usul Ratu Sinuhun yang bakal diajukan pihak Pemprov Sumsel sebagai pahlawan perempuan nasional pertama dari Sumsel.

Selama jalannya workshop, tampak hadir Anggota DPD RI dapil Sumsel Ratu Tenny Leriva, Ketua Umum Srikandi Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya, Nyimas Aliah.

Kemudian, Ketua Pembina Srikandi TP Sriwijaya, Hanna Gayatri, pakar hukum adat dan gender dari Srikandi TP Sriwijaya, Kunthi Tridewiyanti.

Lalu, Pembina Srikandi TP Sriwijaya, Brigjen Pol Ikhsan dan jajaran pengurus pusat Srikandi TP Sriwijaya.

BACA JUGA:Usulan Ratu Sinuhun Dijadikan Pahlawan Perempuan Nasional dari Sumsel Kembali Mencuat, ini Alasannya!

BACA JUGA:Lantik Goegoek Jabodetabek Kesultanan Palembang Darussalam, ini Misi Khusus SMB IV Fauwaz Diradja

Selanjutnya, ada Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jayo Wikramo RM Fauwaz Diradja.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Sumsel, Fitriana, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Pemprov Sumsel, Pandji Tjahjanto.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan