https://palpres.bacakoran.co/

Pemdes Pagarjati Lahat Bagikan Beras 4.000 Kg untuk 2 Bulan, Ini Kata Kades

BAGIKAN BERAS : Kades Pagarjati, Asdi didampingi perangkat bagikan bantuan beras, kepada 200 KK-Pemdes Pagarjati/koranpalpres.com-

LAHAT, KORANPALPRES.COM - Lagi, Pemerintah Desa (Pemdes) Pagarjati, Kecamatan Kikim Selatan, Kabupaten Lahat mengelontorkan bantuan beras dari Dinas Sosial (Dinsos) sejumlah 4.000 kilogram (Kg) untuk Juli dan Agustus 2025.

"Betul, bantuan tersebut diperuntukkan bagi 200 kepala keluarga, dengan kemasan 10 Kg per KK sehingga mereka mendapatkan 20 Kilogram (Kg) atau 2 karung," sebut Kades, Asdi.

Hal ini juga, sambung dia, guna menekan laju angka inflasi akibat dari kenaikan harga bahan pokok komoditi, sehingga kedepannya warga merasa ringan ketika membelinya.

"Kita ketahui, harga jual produk satu ini cukup tinggi, imbasnya tentu saja daya beli masyarakat mengalami penurunan efeknya meningkatnya inflasi," sebut dirinya.

BACA JUGA:Kantor Pemdes Pagarjati Lahat Sementara Waktu Pindah ke Gedung Posyandu, Ada Apa Ya

BACA JUGA:Sambut 10 Muharram 1447 H, Pemdes Pagarjati Lahat Lakukan Hal Mulia Ini untuk Keselamatan

Untuk itulah, masih katanya, bantuan beras tersebut memang diperuntukkan bagi warga secara ekonomi kurang mampu.

"Selain menekan inflasi pemberian beras ini juga ikut menyumbangkan, pengurangan kemiskinan ekstrem sehingga penduduk keluar dari status tersebut," paparnya.

Dengan demikian, lanjut Asdi, semuanya akan tepat sasaran dan tidak menyimpang. Apalagi sampai ribut atau timbul kecemburuan sosial.

"Sangat kami perhatikan dan peduli dengan kesejahteraan warga. Lambat laun mereka pun dapat tumbuh dari segi pendapatan keluarga," jelas dirinya.

BACA JUGA:GOKIL! Pemdes Pagarjati Lahat Terus Lakukan Penyortiran Budidaya Ikan Lele, Ini Kata Kades

BACA JUGA:ALAMAK! Ratusan Juta DD Tahap 1 Digelontorkan Pemdes Pagarjati Lahat untuk 5 item Ini, Apa Saja Itu

Karena, sebutnya, tidak selalu bergantung kepada bantuan yang diberikan. Memang penduduk disini bermata pencaharian sebagai petani atau buruh kasar.

"Disinilah bagaimana kita terus berjuang untuk meningkatkan taraf hidup warga, sehingga dapat keluar dari keluarga kurang mampu, untuk bangkit dan berusaha sekuat tenaga," imbaunya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan