https://palpres.bacakoran.co/

GERCEP! Pasca Peresmian Akses Jalan Hauling Batubara, PT LBA Temui Wabup Lahat, Hal Ini yang Dibahas

PECAH KENDI : Bupati Lahat, H Bursah Zarnubi SE mendampingi Gubernur Sumsel dan Forkopimda, memecahkan kendi dimulainya jalan hauling batubara-Bernat/koranpalpres.com-

LAHAT, KORANPALPRES.COM - Setelah peresmian jalan khusus hauling batubara yang diinisiasi PT Levi Bersaudara Abadi (PT LBA) dan diresmikan Gubernur Sumatera Selatan, DR H Herman Deru SH MM. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat bergerak cepat dengan menggelar sosialisasi.

Wakil Bupati (Wabup) Lahat, Widia Ningsih SH MH menyampaikan, pembangunan akses jalan hauling sebenarnya dimulai dua tahun lalu, ketika masih menjadi duduk sebagai Anggota DPRD.

Langkah ini diambil karena tingginya angka kecelakaan serta debu yang menyelimuti wilayah Kecamatan Merapi Area.

“Gubernur sudah menyampaikan bahwa indeks kualitas udara di Merapi Area telah melampaui batas aman, artinya masuk zona merah,” sebut dirinya.

BACA JUGA:34 Peserta 'Adu Mekanik' Lomba Rakit Hias, Wabup Lahat: Jadi Tradisi dan Budaya Masyarakat

BACA JUGA:Tinjau dan Jajal Rakit Hias, Wabup Lahat: Kita Lestarikan Budaya Nenek Moyang

Menurutnya, pada awalnya banyak investor yang menunjukkan minat untuk membangun jalan hauling batu bara, namun sebagian besar tidak serius menindaklanjuti.

“Jadi kami bersama forum masyarakat Merapi Area melakukan pemetaan terlebih dahulu. Jalan mana yang kira-kira akan dipakai dengan memperhatikan dampak lingkungan, percuma jika jalan ini ada namun justru menimbulkan polemik dengan ekosistem yang ada,” jelasnya.

Widia Ningsih menambahkan, tantangan terbesar terletak pada jalur tengah jalan hauling yang melewati wilayah Sinar Mas dan MHP yang sangat panjang.

“Dulu sebelum dilakukan pemetaan jalur ini hampir 20 kilometer. Secara logika, tentu Sinar Mas tidak akan mengizinkan lahannya digusur sejauh itu mungkin hanya sawit atau tanaman lain.

BACA JUGA:Wabup Lahat jadi Inspektur Upacara Penurunan Bendera Merah Putih, Ini Pesan Menohoknya

BACA JUGA:Wabup Lahat: Kader Dashat Ujung Tombak Kita di Lapangan Pantau Soal Gizi Seimbang

Akhirnya, kami sepakat memetakan jalan yang jauh dari HGU dan wilayah PT MHP,” ucap dia seraya menekankan, pertimbangan lingkungan jalur baru sudah jauh dari pemukiman, Sungai Lematang dan sumber air.

Bahkan, satu sumber air di wilayah BSP tidak terdaftar di Balai Besar.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan