https://palpres.bacakoran.co/

Mengenal Perkutut Pedaringan Kebak: Dipercaya Membawa Rezeki dan Keberuntungan Menurut Primbon Jawa

Mengenal Perkutut Pedaringan Kebak: Dipercaya membawa rezeki dan keberuntungan menurut Primbon Jawa.-YouTube/wejangan_hidup-

KORANPALPRES.COM - Dalam kebudayaan masyarakat Jawa, perkutut diyakini memiliki energi gaib yang memberikan keuntungan bagi pemiliknya.

Seperti memiliki tuah membawa rezeki dan keberuntungan.

Menurut Primbon Jawa, salah satu perkutut katuranggan yang dipercaya membawa rezeki dan keberuntungan adalah Pedaringan Kebak.

Buat kamu yang belum paham dengan istilah katuranggan, ini adalah istilah dalam budaya Jawa. 

BACA JUGA:Ciri-Ciri Perkutut Suara Besar, Panduan Dalam Memilih Burung Berkualitas!

BACA JUGA:Rahasia Memilih Perkutut Katuranggan Sesuai Weton, Cocokkan Energi Burung dengan Watak dan Peruntunganmu!

Mengacu pada ciri-ciri fisik atau sifat-sifat tertentu dari burung perkutut yang dianggap memiliki nilai spiritual, simbolik, atau mistis.

Beberapa mitos tentang burung perkutut misalnya tercermin pada suara merdu yang konon dapat membawa keberuntungan, rejeki, dan kebahagiaan.

Mendengar suara perkutut alam di halaman atau dekat rumah juga dipercaya menandakan akan ada tamu atau kunjungan dari orang yang istimewa.

Dalam sejarahnya yang dipercaya oleh masyarakat Jawa, burung perkutut adalah binatang sakral dan penuh mitos jelmaan dari Joko Mangu.

BACA JUGA:Tuah dan Mitos Perkutut Cendolo Sabdo, Jangan Taruh di Dalam Rumah!

BACA JUGA:Keistimewaan Perkutut Katuranggan Singkir Sengkolo, Burung Legendaris Penuh Tuah dan Perlindungan

Joko Mangu adalah burung perkutut milik Prabu Brawijaya V, raja terakhir Kerajaan Majapahit, yang merupakan jelmaan Pangeran Pajajaran.

Banyak jenis perkutut yang dipercaya masyarakat mempunyai katuranggan gaib dan disakralkan secara turun temurun, seperti untuk kelancaran rejeki, kenaikan jabatan, keselamatan dan lainnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan