Ini Tindakan Polda Sumsel Terkait Kebakaran Sumur Minyak Tradisional Terbakar di Muba
Peristiwa kebakaran sumur minyak tradisional yang terjadi di Desa Kaliberau, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Muba Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya ceritakan kejadian.--Kurniawan/Koranpalpres.Com
PALEMBANG, KORANPALPRES.COM - Peristiwa kebakaran sumur minyak tradisional yang terjadi di Desa Kaliberau, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Selasa 9 September 2025 lalu mengakibatkan 2 orang pekerja meninggal dunia.
Bahkan juga ada 3 orang lainnya mengalami luka bakar, dimana peristiwa ini akan di selidiki oleh Polda Sumsel.
Hal ini ditegaskan langsung oleh Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, Sabtu 13 September 2025.
"Kita bersama dengan Polsek Bayung Lencir dan juga Polres Muba akan melakukan penyelidikan mengenai penyebab peristiwa itu dapat terjadi," ujarnya.
BACA JUGA: Polda Sumsel Gelar Doa Bersama dan Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, Ini Lokasinya
Bahkan kasus ini sendiri, katanya diinstruksikan untuk ditangani dengan segera yang dilakukan secara trsanparan dan dapat dituntaskan segera.
"Dari informasi yang kita terima dari kejadian itu memakan korban jiwa, oleh karena itulah kita melakukan penyelidikan yang dilakukan secara mendalam menengai penyebabnya," katanya.
Selain itu, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi terang Kabid Humas Polda Sumsel menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal dunia.
"Dalam kejadian ini juga ada korban lainnya yang masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit," ungkapnya.
BACA JUGA:Gelar Apel Operasi Aman Nusa I, Polda Sumsel Terapkan Strategi Ini Jaga Stabilitas Kamtibmas
BACA JUGA:Begini Ternyata Cara Polda Sumsel Perkuat Sinergi Dalam Penyampaian Informasi
Diketahui insiden kebakaran sumur minyak tradisional tersebut terjadi bermula, saat api berkobar hebat dan mengejutkan warga sekitar.
Mengetahui hal tersebut, Polsek Bayung Lencir bersama tim Reskrim langsung datang ke lokasi bersama warga.