Peringati WCD, Pemkab Lahat Ajak OPD, Kecamatan dan Pelajar Lakukan Hal Mulia Ini
ANGKUT SAMPAH : Staf Ahli Bidang Ekonomi, Politik dan Pembangunan, HM Dodi Nasoha ST Msi didampingi jajaran DLH Lahat, mengangkut sampah plastik di wilayah Desa Muara Siban hingga Jati-Bernat/koranpalpres.com-
LAHAT, KORANPALPRES.COM - Memperingati World Cleanup Day (WCD) atau biasa dikenal dengan sebutan aksi bersih-bersih, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengajak pihak kecamatan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta pelajar.
Melakukan pengangkutan sampah jenis plastik mulai dari pintu gerbang Desa Muara Siban hingga Jati.
"Hal ini mengacu berdasarkan sistem informasi pengelolaan sampah nasional (SIPSN), Kementerian Lingkungan Hidup tahun 2024, jumlah timbunan sampah rata-rata perhari mencapai 272,07 ton," sebut Bupati Lahat, H Bursah Zarnubi SE melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Politik dan Pembangunan, HM Dodi Nasoha ST Msi, Sabtu, 20 September 2025.
Dia menambahkan, dikelola di fasilitas sampah baik itu TPS 3R, Bank Sampah, Pengepul dan lain-lain hanya menyentuh 26,23 ton perhari.
BACA JUGA:Pemkab Lahat Komitmen Kuat Majukan Sektor Pertanian, Tampilkan Dua Produk Unggulan, Apakah Itu
BACA JUGA:KEREN! Jaga Stabilitas Pasokan, Pemkab Lahat Siapkan Kios Pangan Murah, Ini Kata Wabup
"Sedangkan sampah yang masuk ke TPA perharinya sebesar 74,52 ton, yang terbuang ke lingkungan tercatat 171,97 ton perharinya, artinya ada 63,06 persen sampah berada ditengah-tengah pemukiman penduduk," ujar dirinya menjabat Plt Kepala DLH Lahat.
Sehingga, dengan besaran volume sampah tersebut diperlukan kolaborasi, dari semua lapisan elemen masyarakat maupun negara.
Dengan aspek pendekatan regulasi, kebijakan, penganggaran, penguatan kelembagaan dan sumber daya manusia (SDM).
"Melalui WCD inilah tidak sekedar mengambil atau mengangkut sampah plastik semata, akan tetapi, memberikan edukasi serta pemahaman guna mengurangi pemakaiannya dalam kehidupan sehari-hari," sebut dia.
BACA JUGA:Pemkab Lahat Gelar Resepsi Malam Kenegaraan, Berikut Pesan Bupati
BACA JUGA:GERCEP! Pemkab Lahat Gencar Selesaikan Konflik Plasma dan HGU di Kikim Area
Nah, sampah plastik ini merupakan jenis yang sulit terurai secara alami oleh tanah, sehingga dibutuhkan pengelolaan maupun pemilahan secara teknis.
"Makanya disini ada juga dari kalangan pelajar ikut ambil bagian, agar mereka mengetahui bahwasanya plastik mesti diolah dengan cara khusus," tandas HM Dodi Nasoha.