Seniman Ini Ungkap Seni Rupa Sudah Sejak Pra Sejarah, Buktinya Ada di Lahat
Dr Erwan seorang seniman senior saat seminar lukisan hasil koleksi Museum Negeri Sumatera Selatan mengungkap jika seni rupa sudah ada sejak pra sejarah-Foto: Lucky Rama Dhanil for koranpalpres.com-
PALEMBANG, KORANPALPRES.COM – Salah seorang seniman senior Dr. A. Erwan Suryanegara, M.Sn, mengungkap karya seni rupa di Sumatera Selatan sudah ada sejak zaman pra sejarah.
Hal ini diungkap saat menjadi narasumber dalam Seminar Lukisan Hasil Koleksi Museum Negeri Sumatera Selatan, Rabu 23 September 2025.
Selain Dr Erwan, ada tiga narasumber lain dari kalangan seniman dan akademisi seperti Muhammad Arsyadi, SPd, MHum dengan materi koleksi lukisan museum (seputar kriteria karya koleksi). Kemudian Heri Mulyadi, S.Sn dengan materi tata kelola koleksi lukisan (merawat dan pameran) dan terakhir M Idris, S.Sn dengan materi Teknik, bahan, media dan gaya lukisan (mengenal karya seni lukis).
Seminar Lukisan Hasil Koleksi Museum Negeri Sumatera Selatan dibuka langsung Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel Dr. Hj. Mega Nugraha, SH.,M.Si dan dimoderatori Trisno Rusli, SHI., M.Ag.

Sekretaris Disbudpar Sumsel Dr. Hj. Mega Nugraha, SH.,M.Si berfoto bersama usai membuka Seminar Lukisan Hasil Koleksi Museum Negeri Sumatera Selatan-Foto: Lucky Rama Dhanil for koranpalpres.com-
Dr Erwan dalam materi perjalanan seni rupa menjelaskan, perjalanan seni rupa di Sumatera Selatan sudah ada sejak masa pra sejarah, dilanjutkan masa Sriwijaya, Kesultanan Palembang Darussalam, masa penjajahan, kemerdekaan dan tahun 1984.
Dari berbagai masa tersebut dibuktikan dengan beberapa peninggalan karya seni dari nenek moyang, salah satunya megalitik pasemah.
“Potensi budaya di Sumatera Selatan sangat luar biasa, ada dua warisan yang ditinggalkan yakni Megalitik Pasemah dan Sriwijaya sebagai pusat pemerintahan Palembang,” kata Dr Erwan kepada koranpalpres.com.
Dari peninggalan budaya tersebut, sambung Dr Erwan, Sumatera Selatan sudah selayaknya memiliki Institut Seni Indonesia (ISI) Sriwijaya yang akan menggali lebih dalam terkait dengan peninggalan sejarah dan budaya.
BACA JUGA:Daftar Pemenang Lomba Menyanyi Solo Lagu Daerah Sumatera Selatan di Museum Balaputera Dewa
ISI Sriwijaya juga diperlukan untuk melestarikan peninggalan sriwijaya agar tidak hilang di kalangan generasi muda.