Optimalkan Perawatan Jembatan Untuk Kelancaran Perjalanan Kereta Api, Ini Dilakukan KAI Divre III Palembang
Dalam rangka menjaga kelancaran, keselamatan dan mengoptimalkan perjalanan kereta api, PT KAI Divre III Palembang terus mengoptimalkan perawatan jembatan atau Bangunan Hikmat (BH).--Humas KAI Divre III Palembang
PALEMBANG, KORANPALPRES.COM - Dalam rangka menjaga kelancaran, keselamatan dan mengoptimalkan perjalanan kereta api, PT KAI Divre III Palembang terus mengoptimalkan perawatan jembatan atau Bangunan Hikmat (BH).
Yang tersebar di seluruh wilayah operasinya. Upaya ini menjadi bagian penting dalam memastikan sarana prasarana perkeretaapian selalu dalam kondisi andal, aman, dan siap melayani masyarakat.
Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti, menyampaikan bahwa saat ini terdapat 889 Bangunan Hikmat di wilayah Divre III Palembang.
Yang terdiri dari Kelas 1 (jembatan baja) 60 BH, Kelas 2 (jembatan beton) 9 BH dan Kelas 3 (jembatan komposit seperti jembatan kecil, gorong-gorong, duiker jembatan, dan talang air) 820 BH.
BACA JUGA:5 Trik Rahasia Klaim Saldo DANA Gratis Rp230.000 Hari Ini, Tanpa Modal dan Simpel Banget!
BACA JUGA:Tingkatkan Pelayanan Bagi Masyarakat, Ini Dilakukan KAI Drive III Palembang Bersama BPKARSS
“Jembatan merupakan infrastruktur vital yang harus selalu dalam kondisi prima. Dengan perawatan yang optimal, kami ingin memastikan perjalanan kereta api dapat berjalan aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Aida.
Tiga Jenis Perawatan Jembatan untuk memastikan keandalan operasi dan memperpanjang usia jembatan.
Divre III Palembang melakukan tiga jenis perawatan utama, yaitu Inspeksi merupakan pemeriksaan visual secara rutin dan pemanfaatan teknologi digital.
Seperti penggunaan drone untuk mendeteksi kondisi jembatan, termasuk potensi masalah pada struktur dan komponennya.
BACA JUGA:Daftar Sarjana Berprestasi UIN Raden Fatah Palembang di Wisuda ke-94
BACA JUGA:Tim Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung RI Sambangi Kejati Sumsel, Apa Tujuannya
Perawatan Preventif (harian, bulanan, dan tahunan), dilakukan secara berkala untuk mencegah kerusakan.
Antara lain pengecatan ulang guna mencegah korosi, pembersihan saluran air di sekitar jembatan, serta pengencangan baut-baut rel maupun konstruksi jembatan.