Ini Ketegasan Kapolri Tentang Dialog Publik Bareng Koalisi Masyarakat Sipil
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa kegiatan dialog publik yang menghadirkan koalisi masyarakat sipil serta lembaga lainnyabertujuan untuk menyerap langsung aspirasi, kritik dan saran.--Bidhumas Polda Sumsel
JAKARTA, KORANPALPRES.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa kegiatan dialog publik yang menghadirkan koalisi masyarakat sipil serta lembaga lainnya.
Bertujuan untuk menyerap langsung aspirasi, kritik dan saran untuk kebaikan institusi Polri ke depannya.
Sigit menegaskan, segala masukan ataupun kritik akan diserap oleh Polri terutama hal yang bisa memperkuat dan menjaga ruang demokrasi Indonesia.
Diskusi itu sendiri mengusung tema Penyampaian pendapat di muka umum hak dan kewajiban, tindakan anarkistis menjadi tanggung jawab hukum.
BACA JUGA:Ada Wapres Berkunjung di Wilayahnya, Ini Langkah Pengamanan Dilakukan Polda Sumsel
BACA JUGA:Hari Jadi ke-77, Polwan Polda Sumsel Torehkan 43 Prestasi Gemilang, Apa Saja Itu
"Tentunya kami ingin mendengar langsung baik dari masyarakat Sipil terhadap apa yang harus Polri lakukan ke depan dalam menjaga ruang demokrasi," kata Sigit di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin 29 September 2025
Agar tetap berjalan dengan lancar, aman, dan juga pesan tersampaikan. Sigit menyebut, kegiatan dialog ataupun diskusi bakal dilakukan terus ke depannya.
Hal ini, kata Sigit penting dilakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat, dengan harapan bisa menjadikan Polri sebagai institusi yang diharapkan dan dicintai masyarakat.
Karena ada peristiwa kerusuhan tentunya ini juga menjadi diskusi nanti selanjutnya dengan beliau-beliau bagaimana mengantisipasi solusi ke depannya.
BACA JUGA:Ini pesan Kapolda Sumsel pada syukuran hari jadi Polwan ke-77
BACA JUGA:Begini Detik-detik Anggota Ditlantas Polda Sumsel Selamatkan Anggota TNI yang Alami Sesak Napas
Dan bagaimana harus melakukan pemilahan mana yang bisa diproses, mana yang kemudian berikan restoratif.
"Dan mana yang kemudian ke depan harus kita lebih edukasi baik dari sisi polri maupun juga teman-teman yang lain. Mungkin itu sebagai hal beberapa kesimpulan yang kita dapat," papar Sigit.