Polri Gelar Forum Belajar Bersama, Apa Pembahasannya
Polri melalui Posko Presisi menggelar Forum Belajar Bersama bertemakan Komunikasi Krisis beberapa Waktu lalu. --Bidhumas Polda Sumsel
JAKARTA, KORANPALPRES.COM - Polri melalui Posko Presisi menggelar Forum Belajar Bersama bertemakan Komunikasi Krisis beberapa Waktu lalu.
Forum ini dipimpin oleh Irjen Kristiyono dengan menghadirkan Staf Ahli Kapolri Bidang Komunikasi Johan Budi Sapto Pribowo selaku narasumber.
Dalam pemaparannya, Johan Budi menyampaikan kritik publik harus dipandang sebagai tantangan, bukan serangan.
Oleh karena itu, diperlukan respons komunikatif yang berbasis aksi nyata dan solusi konkret, bukan sekadar klarifikasi.
BACA JUGA:Momentum HUT TNI ke-80, Polda Sumsel Perkuat Kolaborasi Demi Indonesia Maju
“Kritik dari masyarakat adalah bentuk perhatian yang harus dijawab dengan langkah nyata. Jangan bersikap defensif, melainkan jadikan kritik sebagai pemicu perbaikan institusi,” ujar Johan Budi, Senin 6 Oktober 2025.
Lebih lanjut, forum ini juga menekankan sejumlah poin penting, antara lain penguatan konten positif di media sosial dan media mainstream.
Perilaku aparat di lapangan harus adil, humanis, berbasis data, serta sesuai prosedur demi menjaga legitimasi Polri.
Hingga perubahan nyata di lapangan, terutama dalam pelayanan publik yang humanis, sebagai wujud nyata reformasi Polri.
BACA JUGA:Kreatif dan Inspiratif! Polda Sumsel Gaungkan Lomba HUT Humas Polri Ini Untuk Masyarakat Sumsel
BACA JUGA:Tegakkan Disiplin, Polda Sumsel Hukum Berat Bripka H atas Kasus Ini
Irjen Kristiyono menegaskan bahwa peningkatan kapasitas komunikasi krisis merupakan bagian dari implementasi Transformasi Menuju Polri Presisi.
Polri berkomitmen menjaga kepercayaan publik melalui komunikasi yang transparan, terukur, dan solutif.