Lapas Kelas IIA Lahat Gelar Tes Urine Bersama BNNK Empat Lawang, Pegawai dan 438 WBP Jadi Sasaran
SERAHKAN : Salah satu Pegawai Lapas Kelas llA Lahat, menyerahkan sampel urine kepada petugas BNNK Empat Lawang--Bernat/koranpalpres.com--
LAHAT, KORANPALPRES.COM - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lahat kembali melaksanakan tes urine sebagai upaya pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan. Bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Empat Lawang.
Tes urine ini diikuti seluruh pegawai Lapas Kelas IIA Lahat serta 438 warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang terlibat kasus narkotika. Kegiatan dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIA Lahat, dan dihadiri Kepala BNNK Empat Lawang, dengan pengawasan ketat dari jajaran struktural dan tim BNNK.
Pelaksanaan tes dilakukan secara tertib, transparan, dan sesuai prosedur yang berlaku. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Kelas IIA Lahat dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba.
BACA JUGA:Sssttt ! 24 Camat di Kabupaten Lahat Dikumpulkan dalam Satu Ruangan, Ada Apa Ya
Kegiatan tersebut juga menjadi implementasi kebijakan nasional, di antaranya Asta Cita Presiden Republik Indonesia terkait reformasi birokrasi dan pemberantasan narkoba, arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta 21 perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Kebijakan itu menegaskan Lapas dan Rutan harus bebas dari narkoba, handphone ilegal, pungutan liar, dan praktik penipuan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh pegawai Lapas Kelas IIA Lahat dinyatakan negatif narkoba. Hasil serupa juga ditunjukkan seluruh 438 WBP kasus narkotika yang mengikuti tes urine.
Kepala Lapas Kelas IIA Lahat, Reza Meidiansyah Purnama AmdIp SH Msi menyatakan, tes urine merupakan bentuk komitmen berkelanjutan dalam menjaga integritas petugas dan memastikan pembinaan warga binaan berjalan optimal.
“Tes urine ini menunjukkan keseriusan kami dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba. Ini bagian dari pencegahan dan deteksi dini yang terus kami lakukan,” ujarnya, Jumat, 9 Januari 2026.
BACA JUGA:Pengingat Bersama agar Tidak Lengah, Ternyata Banjir Besar di OKU Timur Pernah Terjadi Tahun 2022
Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan kelanjutan tes urine yang telah dilaksanakan pada Selasa, 7 Januari 2026, terhadap sebagian pegawai dan warga binaan.
"Pelaksanaan secara berkelanjutan menjadi bukti konsistensi Lapas Kelas IIA Lahat, dalam mendukung program Direktorat Jenderal Pemasyarakatan serta memperkuat sinergi dengan BNNK," pungkas dirinya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Lahat menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan BNNK, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mewujudkan pemasyarakatan yang berintegritas dan bebas dari narkoba.
