Operasional Optimal, Kilang Plaju Berhasil Amankan Stok BBM dan Avtur Periode Libur Nataru
Operasional Optimal, Kilang Plaju Berhasil Amankan Stok BBM dan Avtur Periode Libur Nataru--Dok Kilang Pertamina Plaju
KORANPALPRES.COM- Kilang Pertamina Plaju berhasil mengamankan pasokan BBM selama periode Satuan Tugas (Satgas) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Selama periode libur Nataru, operasional kilang berjalan optimal untuk memastikan ketersediaan dan keandalan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi masyarakat, khususnya di wilayah Sumatera Bagian Selatan.
Area Manager Communication, Relations & CSR RU III PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), Siti Fauzia, mengatakan bahwa Satgas Nataru yang berlangsung sejak Desember 2025 hingga awal Januari 2026 telah ditutup dengan capaian positif.
Seluruh unit operasi Kilang Plaju beroperasi sesuai rencana, tanpa gangguan berarti, sehingga mampu mendukung penyaluran BBM oleh PT Pertamina Patra Niaga secara aman dan berkelanjutan.
BACA JUGA:Perkuat Budaya Kerja Unggul, Kilang Pertamina Plaju Konsisten Bangun Mindset Keselamatan
BACA JUGA:Refleksi Akhir Tahun, Kilang Pertamina Plaju Siap Perkuat Kontribusi di 2026
Hingga Desember 2025, Kilang Plaju mencatatkan produksi sebanyak 4.8 juta barel produk Gasoline Series, 14.3 juta barel Gasoil Series, dan 308 ribu barel Avtur untuk dipasok di wilayah Sumbagsel.
“Alhamdulillah, Satgas Nataru 2025–2026 di Kilang Pertamina Plaju berjalan dengan baik. Operasional kilang tetap andal selama periode libur panjang, dan pasokan BBM kepada masyarakat dapat terjaga dengan aman dan lancar,” ujar Fauzia.
Keberhasilan tersebut didukung oleh kesiapsiagaan seluruh pekerja kilang yang tetap bertugas selama masa libur.
Serta penerapan langkah-langkah antisipatif untuk menghadapi potensi peningkatan konsumsi BBM.
BACA JUGA:24 Jam Kilang Pertamina Plaju Beroperasi, Jaga Pasokan Energi Sumbagsel di Libur Nataru
BACA JUGA:Pertamina Jamin Keandalan Kilang Plaju, Energi Sumbagsel Aman Selama Libur Panjang Nataru
Optimalisasi operasional dilakukan melalui pemantauan intensif, koordinasi lintas fungsi, serta pemanfaatan digitalisasi sistem operasi kilang guna menjaga stabilitas produksi.
Dalam pelaksanaan Satgas Nataru, Kilang Pertamina Plaju tetap menempatkan aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) sebagai prioritas utama.