Impian Pemkot Palembang Menghidupkan Goa Jepang Kemuning Masih Tertahan, Ternyata Ini Penyebabnya!
Suasana rapat pembahasan penataan Goa Jepang ruang rapat Dinas Kebudayaan kota Palembang yang dipimpin Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan KM Isnaini Madani --dokumentasi
PALEMBANG, KORANPALPRES.COM – Impian Pemkot Palembang menghidupkan Goa Jepang di Jalan H Umar, Kecamatan Kemuning, Kota Palembang hingga kini masih menemui jalan buntu.
Pemkot Palembang ingin menjadikan kawasan peninggalan Perang Dunia II itu sebagai destinasi wisata sejarah.
Rencana penataan Goa Jepang Kemuning yang digagas Walikota Ratu Dewa dan Wakil Walikota Prima Salam belum dapat direalisasikan.
Hal ini lantaran belum tercapainya kesepakatan dengan pemilik lahan sekitar lokasi Goa Jepang.
BACA JUGA:Kondisi Terbaru Gua Jepang di Palembang: Jejak Sejarah yang Terancam Hilang di Tengah Kota
Demikian isu yang mencuat dalam rapat pembahasan penataan Goa Jepang Kemuning, Jumat 9 Januari 2026.
Pertemuan berlangsung di ruang rapat Dinas Kebudayaan Kota Palembang.
Tampak hadir Kepala Badan Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah VI Sumsel Kristanto Juniarto dan jajaran.
Camat Kemuning bersama jajaran, OPD dan dinas terkait, serta budayawan Palembang Vebri Al Lintani.
BACA JUGA:Geruduk Gua Jepang Terbengkalai di Palembang, AMPCB Sentil Perhatian Pemerintah
BACA JUGA:Pemkot Palembang Perkuat Komitmen Kota Ramah Disabilitas, Targetkan 15 Puskesmas Inklusif
Lalu pemilik lahan Goa Jepang Kemuning Temaswati dan keluarga, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang Sulaiman Amin.
Di kesempatan itu, Isnaini meminta pemilik lahan Goa Jepang agar mau menerima penataan yang dilakukan pihak Pemkot Palembang.
