2 Proyek Dibangun Khusus Angkutan Batubara, Underpass dan Flyover KM 111
Gubernur Sumsel H Herman Deru melakukan groundbreaking pembangunan jalur khusus angkutan Batubara yakni underpass dan jembatan flyover KM 111.--Ist
LAHAT, KORANPALPRES.COM – Permasalahan angkutan Batubara yang meresahkan warga di Kabupaten Lahat mulai menemui titik terang.
Dua perusahaan tambang Batubara, PT Mustika Indah Permai (MIP) dan PT Serpo Lintas Raya membangun proyek khusus angkutan batubara.
Google Advertisement Below
PT MIP membangun underpass di Desa Muara Maung, Kecamatan Merapi Barat dan PT Serpo Lintas Raya membangun jembatan flyover KM 111 di jalan lintas Kabupaten Lahat - Muara Enim.
Kedua proyek infrastruktur ini secara resmi dilakukan groundbreaking oleh Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru.
BACA JUGA:PT MIP Groundbreaking Bangun Underpass Transportasi Angkutan Batubara, Ini Pesan Wabup Lahat
BACA JUGA:Dukung Program Ketahanan Pangan Rutan Baturaja Laksanakan Panen Raya Ikan Lele
Seperti yang dilansir dari website resmi Pemprov Sumsel, pembangunan jalan khusus angkutan Batubara ini sebagai implementasi dari Gubernur Sumsel dalam menata carut-marut angkutan Batubara.
Seperti pembangunan underpass di jalan lintas Muara Enim-Lahat, hal ini sebagai tindak lanjut atas instruksi Gubernur terkait larangan angkutan batubara melintas di jalan umum.
Fasilitas ini diproyeksikan menjadi solusi permanen untuk memisahkan jalur logistik pertambangan dengan aktivitas transportasi masyarakat.
"Ini adalah upaya kita menata jalur angkutan batubara agar tidak lagi bersinggungan dengan jalan umum. Kita ingin meminimalisir kemacetan dan risiko kecelakaan, serta menghilangkan dampak polusi debu yang selama ini dikeluhkan warga," ujar Herman Deru.
BACA JUGA:Potensi Besar Danau Batu Sebagai Lumbung Pangan dan Kawasan Wisata, Ini Pesan Bupati Lahat
BACA JUGA:Soal Angkutan Batu Bara, Yopi: Belum Ada Aturan di Lubuklinggau
Lebih lanjut, Gubernur berharap PT MIP dapat menjadi trendsetter bagi perusahaan tambang lainnya di Sumsel.
"Semoga konsistensi dalam penggunaan jalan khusus ini ditiru oleh perusahaan lain agar tidak mengganggu aktivitas publik," tambahnya.