https://palpres.bacakoran.co/

banner lebaran 4lawang

Ratusan Masyarakat di Palembang Ini Datangi Kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Begini Tujuannya

Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Ormas-Aktivis Pemantau Keseimbangan BBM Sumbagsel bersama Pekat IB Sumsel mendatang kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rabu 21 Januari 2026.--Kurniawan/Koranpalpres.Com

PALEMBANG, KORANPALPRES.COM - Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Ormas-Aktivis Pemantau Keseimbangan BBM Sumbagsel bersama Pekat IB Sumsel mendatang kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rabu 21 Januari 2026.

Kedatangan Aliansi Ormas-Aktivis Pemantau Keseimbangan BBM Sumbagsel tidak lain untuk menyampaikan aspirasinya kepada manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel terkait dugaan berbagai penyimpangan yang terjadi. 

Yang mengakibatkan kebijakan yang dilakukan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel tidak memihak masyarakat atau pro rakyat.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Pekat IB Sumsel, Ir. Suparman Romans mengatakan, bahwa Aliansi Ormas-Aktivis Pemantau Keseimbangan BBM Sumbagsel ingin menyampaikan beberapa aspirasi kepada manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel.

BACA JUGA:Peringati Isra Mi’raj, Kapolres Ogan Ilir Ajak Personel Meneladani Ajaran Nabi Muhammad dalam Bertugas

BACA JUGA:Cari Parfum Sekolah? Ini 5 Rekomendasi Parfum Buat Remaja, Harga Terjangkau Harumnya Enak

"Kita hanya ingin menyampaikan aspirasi atau beberapa tuntutan terkait adanya dugaan berbagai penyimpangan dalam kebijakan yang tidak pro rakyat yang seolah-olah di pendam oknum pejabat," jelasnya.

Dimana hal ini terjadi kelangkaan distribusi minyak sohar, padahal Sumsel merupakan lumbung energi yang merupakan pemasok kebutuhan energi Nasional. 

"Kita juga menemukan adanya dugaan penyelewengan dalam pengelolaan dan penyaluran BBM di lapangan, dengan modus menimbunan BBM secara Ilegal," terangnya.

Bahkan juga adanya dugaan pembiaran yang dilakukan perusahaan terhadap praktek penjualan BBM secara Ilegal ini.

BACA JUGA:Kilang Pertamina Plaju Terapkan Standar K3 Melalui Program Kesehatan Pekerja

BACA JUGA:Kilang Pertamina Plaju Optimalkan Kinerja Generator GT 2015 UB demi Kelancaran Operasional

"Tidak hanya itu, kita patut menduga adanya praktek korupsi, kolusi dan nepotisme dalam pengurusan izin pertashop hingga kewajiban membayar deposit yang tidak rasional," tambahnya.

Selain itu juga kesemrawutan antrian truk yang mengakibatkan kemacetan di Jalan umum yang diduga disebabkan oleh kacaunya sistem pendistribusian BBM.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan