Tegakkan Integritas, Pomdam II Sriwijaya Ingatkan Prajurit Jauhi 2 Hal Ini
Pomdam II Sriwijaya menggelar Sosialisasi Ops Gaktib dan Operasi Yustisi Tahun Anggaran 2026 di Aula Mapomdam II Sriwijaya, Palembang.--Pendam II Sriwijaya
PALEMBANG, KORANPALRES.COM - Pomdam II Sriwijaya menggelar Sosialisasi Operasi Penegakan Penertiban (Ops Gaktib) dan Operasi Yustisi Tahun Anggaran 2026.
Bertempat di Aula Mapomdam II Sriwijaya, Palembang, Rabu 4 Februari 2026. Kegiatan ini dipimpin oleh Dandenpom II 4 Palembang, Letkol Cpm Daniel Yogianto, S.H., yang hadir mewakili Danpomdam II Sriwijaya, Kolonel Cpm Dony Tri Windiarto, S.H., M.M.
Kegiatan ini menghadirkan jajaran narasumber dari internal Pomdam II Sriwijaya, di antaranya Kasi Gaktib Mayor Cpm M. Sandrong.
Kasi Idik Mayor Cpm (K) Tuta Herawati, serta Dan Unit 1 Satlak Idik Kapten Cpm Deni Mirza.
BACA JUGA:Konsisten Jaga Disiplin, Kodam II Sriwijaya Gelar Upacara Bendera Mingguan
BACA JUGA:Dukung Program Unggulan TNI, Kodam II Sriwijaya Siap Implementasikan Gerakan Zero Waste
Para narasumber memberikan pemaparan komprehensif mengenai mekanisme penegakan hukum dan aturan terbaru yang harus dipatuhi oleh seluruh personel.
"Fokus utama dari sosialisasi ini adalah menanamkan kesadaran mendalam agar prajurit dan PNS TNI memiliki kepatuhan yang lahir dari tanggung jawab pribadi, bukan sekadar ketakutan akan sanksi," ujar Letkol Cpm Daniel Yogianto.
Salah satu poin krusial yang ditekankan dalam operasi tahun ini adalah perwujudan lingkungan TNI yang bersih dari penyakit sosial modern.
Pomdam II Sriwijaya berkomitmen penuh untuk mencegah dan menindak tegas segala bentuk pelanggaran terkait penyalahgunaan narkoba, praktik perjudian daring (judi online), hingga tindakan korupsi.
BACA JUGA:Persiapan TMMD ke-127: Kodam II Sriwijaya dan Pemda Matangkan Rencana Pembangunan Desa
BACA JUGA:Perkokoh Nasionalisme, Prajurit Kodam II Sriwijaya Ikuti Upacara Bendera Mingguan
"Langkah preventif ini diambil demi menjaga integritas institusi dan memastikan setiap prajurit tetap berada pada koridor hukum serta kode etik yang berlaku," katanya.
Selain perilaku individu, operasi ini juga menyasar pada ketertiban administratif dan penggunaan material dinas.
