Perkuat Birokrasi Bersih, Kakanwil Ditjen Imigrasi Sumsel: Pencanangan ZI Bukan Sekadar Seremonial
Kakanwil Ditjen Imigrasi Sumsel, Guntur Sahat Hamonangan melakukan penandatangan digital piagam komitmen Bersama pembagunan Zona Integritas.--Kurniawan/Koranpalpres.Com
PALEMBANG, KORANPALPRES.COM - Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Sumsel tegaskan komitmennya dalam membangun birokrasi bersih dan melayani.
Hal ini dengan melakukan penandatangan komitmen bersama Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Kegiatan ini dilakukan bersama jajaran Kanwil Ditjen Imigrasi di wilayah Sumsel di Aula Sriwijaya Kanwil Ditjen Imigrasi Sumsel, Senin 9 Februari 2026.
Kakanwil Ditjen Imigrasi Sumsel, Guntur Sahat Hamonangan mengatakan, bahwa dalam kegiatan ini juga dilakukan penandatanganan pakta integritas dan juga pembagian Raport dari Ombudsman Sumsel tentang layanan publik.
BACA JUGA:Momen HBI ke-76 Tahun, Ini Berbagai Inovasi Dihadirkan Imigrasi Palembang
BACA JUGA:Dalam Rangka Peringati HBI ke-76, Imigrasi Palembang Layani Ratusan Pemohon Paspor di Akhir Pekan
"Dalam kegiatan penandatanganan pakta integritas ini harus disaksikan dari luar instansi kita yakni Ombudsman Sumsel selaku pengawas pelayanan publik hingga BPKP Sumsel yang Keuangan dan Pembangunan negara serta BINDA," katanya.
Pihaknya juga mengapresiasi kepada Kanim jajaran Kanwil Ditjen Imigrasi Sumsel yang mana mendapatkan nilai yang baik dari Ombudsman Sumsel.
"Kita jujur sekali tidak tahu kalau teman-teman dari Ombudsman Sumsel menilai kita terhadap pelayanan yang kita berikan kepada masuarakat," akunya.
Dimana Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang mendapatkan skor 83 lebih dan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Muara Enim mendapatkan skor mencapai 85 lebih.
BACA JUGA:Imigrasi-PMI Palembang Bersinergi, Aksi Donor Darah Himpun 200 Kantong Darah
BACA JUGA:Catat Pencapaian Kinerja Luar Biasa di 2025, Ini Rencana Kanwil Ditjen Imigrasi Sumsel Pada 2026
"Untuk itu kita akan terus meningkatkan kinerja kita dengan harapan bisa mendapatkan hasil yang sangat baik lagi," ungkapnya.
Sementara itu, dalam penggunaan sistem penandatanganan digital dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap transformasi digital yang digaungkan.
