Strategi FST UIN Raden Fatah Raih IKU Tertinggi: Rahasia Manajemen Kinerja Berbasis Kolaborasi
FST UIN Raden Fatah Raih IKU Tertinggi.--
PALEMBANG, KORANPALPRES.COM – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Raden Fatah Palembang kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih IKU tertinggi di tingkat fakultas.
Atas raihan tersebut, FST Dr. Muhammad Isnaini, M.Pd. menerima penghargaan The First Top-Performing University Officer.
Penghargaan tersebut diserahkan pada Rapat Kerja (Raker) Pimpinan UIN Raden Fatah Palembang yang berlangsung pada 9–10 Februari 2026 di Raffah Tower, Kampus Sudirman UIN Raden Fatah Palembang.
Capaian ini bukan sekadar simbol prestasi, melainkan hasil dari proses panjang pengelolaan kinerja yang terukur dan akuntabel.
Penilaian dilakukan melalui Indikator Kinerja Utama (IKU) yang dievaluasi secara objektif oleh Satuan Pengawas Internal (SPI) UIN Raden Fatah Palembang sepanjang tahun 2025.
Penilaian tersebut mencakup capaian kinerja dari Triwulan I hingga Triwulan IV, mulai Januari hingga Desember 2025.
Menariknya, sistem penilaian IKU di FST tidak terpusat pada satu figur pimpinan. IKU didistribusikan secara proporsional kepada Wakil Dekan I, II, dan III, Kepala Bagian Tata Usaha, serta para Ketua Program Studi di lingkungan FST. Pola ini menegaskan bahwa kinerja fakultas merupakan hasil kerja kolektif yang berbasis kolaborasi, transparansi, dan tanggung jawab bersama.
Dekan FST, Dr. Isnaini menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan refleksi dari komitmen bersama untuk menjadikan kinerja sebagai budaya organisasi.
BACA JUGA:Prodi MPI UIN Raden Fatah Gelar FGD Bersama Pegadaian, Begini Hasilnya
“Kami tidak ingin kinerja hanya dipahami sebagai target administratif. Sejak awal, FST berkomitmen menjadikan kinerja sebagai budaya kerja yang hidup, dijalankan bersama, dan dievaluasi secara berkelanjutan. IKU menjadi alat ukur, tetapi semangat kolaborasi dan integritas adalah ruh utamanya,” ujar Isnaini.
Ia menambahkan, keterlibatan SPI dalam proses penilaian menjadi faktor penting dalam menjaga objektivitas dan akuntabilitas.
