https://palpres.bacakoran.co/

GEGER! Buaya 3 Meter di Tepian Sungai Lematang Ulak Lebar Lahat, Evi Fitriyanti: Warga Dihimbau Jauh Dulu

PENAMPAKAN BUAYA: Penampakan seekor buaya di Tepian Sungai Lematang, Desa Ulak Lebar, Kecamatan Kota Lahat--ist/koranpalpres.com--

LAHAT, KORANPALPRES.COM - Beredar video di media sosial (Medsos) berdurasi 30 detik, dengan penampakan seekor buaya dengan panjang lebih kurang 3 meter, terlihat di tepian Sungai Lematang tak jauh dari Jembatan Lematang ll.

Warga Desa Ulak Lebar, Kecamatan Lahat, digegerkan adanya penampakan buaya sepanjang kurang lebih tiga meter. Warga melihat buaya menampakkan diri ditepian Sungai Lematang tak jauh dari jembatan Lematang II.

"Kemarin sore (Sabtu, 14 Februari 2026) lihat. Buayanya terlihat ditepi Sungai Lematang tak jauh dari jembatan Lematang II, " Ramadan, Warga Desa Ulak Lebar, Lahat, Ahad, 15 Februari 2026.

Dilanjutkanya, buaya tersebut sudah beberapa kali terlihat dan kemunculanya sering di sore hari. Saat ini warga sendiri merasa khawatir lantaran di sepanjang kawasan tersebut kerap dijadikan warga untuk beraktifitas.

BACA JUGA:Setelah 40 Hari, Mahasiswa STIT YPI Lahat Tuntaskan Pengabdian Masyarakat, Ini Kata Ketua Kampus

BACA JUGA:Kolaborasi Lapas Kelas ILA Lahat dan Baznas Salurkan Bansos kepada Korban Kebakaran Pasar Bawah

"Khawatirnya mengancam keselamatan warga. Dan bisa jadi biaya tersebut tidak sendiri," pungkasnya.

Terpisah, Kepala Desa (Kades) Ulak Lebar, Evi Fitriyanti mengakui, sudah mendapatkan laporan dari warga atas kumunculan buaya di aliran sungai Lematang. Evi sendiri meminta agar warga waspada dan jangan terlebih dahulu melakukan aktifitas di kawasan tersebut. 

"Ya kita sudah memberikan himbauan kepada warga, kelas bisa membahayakan keselamatan bagi siapa pun, pada intinya, sementara waktu jangan beraktifitas dahulu di pinggir Sungai Lematang," ulas dia.

Dilanjutkan dirinya, sejauh ini belum diketahui asal buaya tersebut apakah buaya liar atau peliharaan. Namun, dari banyak penuturan warga keberadaan buaya terlihat tak begitu agresif.

BACA JUGA:DKP Lahat Gelar GPM Serentak di 2 Titik Strategis, Ini Tujuan Prioritasnya

BACA JUGA:TUNTAS! Penantian 18 Tahun, Penuhi Janji Politik BZ-WIN Resmikan Hauling Road Batubara

 "Gak agresif. sebab saat warga banyak lihat biaya tampak santai, meski demikian harus waspada jangan sampai jadi korban," tutup Evi Fitriyanti.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan