https://palpres.bacakoran.co/

banner lebaran 4lawang

Polisi Turun Langsung, Polda Sumsel Bersihkan Praktik Pak Ogah di Palembang

Direktorat Samapta mengamankan lima orang terduga pelaku premanisme dalam rangka Operasi Pekat Musi 2025 di kawasan Tol Kramasan, Palembang.--Bidhumas Polda Sumsel

PALEMBANG, KORANPALPRES.COM - Polda Sumatera Selatan melalui Direktorat Samapta mengamankan 5 orang terduga pelaku premanisme dalam rangka Operasi Pekat Musi 2025 di kawasan Tol Kramasan, Palembang, Jumat 20 Februari 2025.

Penindakan ini merupakan langkah nyata Polda Sumsel dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Serta memastikan pengguna jalan merasa aman dan nyaman saat melintas di jalur strategis Kota Palembang.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB melalui patroli mobile yang dipimpin oleh Kasatgas Preventif Kompol A. Hanafi, S.H., M.H., bersama 23 personel dari total 24 personel yang terlibat, dengan satu personel dalam kondisi sakit.

BACA JUGA:Isi Ramadan dengan Kebaikan, Biro SDM Polda Sumsel Salurkan Sembako ke Warga di 2 Kecamatan Ini

BACA JUGA:Ops Pekat Musi 2026, Polda Sumsel Razia 6 Warung dan Sita 368 Botol Miras

Di lokasi, petugas mendapati lima orang yang diduga melakukan praktik meminta sejumlah uang kepada pengendara atau dikenal sebagai pak ogah. Kelima terduga masing-masing berinisial W (35), Z (36), F (35), I (27), dan R (31).

Petugas turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai dengan nominal bervariasi. 

Selanjutnya, para terduga pelaku dibawa untuk menjalani pemeriksaan dan diproses melalui mekanisme tindak pidana ringan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Direktur Samapta Polda Sumsel, Kombes Pol M. Rendra Salipu, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk konkret kehadiran Polri di tengah masyarakat.

BACA JUGA:Jaga Kondusivitas Kawasan Niaga, Polda Sumsel Tertibkan Praktik Premanisme di Palembang

BACA JUGA:Strategi Preventif Kapolda Sumsel Rangkul Ulama Demi Berantas Hal Ini

“Kami hadir langsung di lapangan untuk memastikan ruang publik tetap aman dan tertib. Patroli dan penindakan ini adalah langkah preventif dan represif agar praktik premanisme tidak berkembang serta tidak meresahkan masyarakat, khususnya pengguna jalan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Direktorat Samapta akan terus meningkatkan patroli di titik-titik rawan guna menjaga stabilitas kamtibmas secara berkelanjutan.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan