https://palpres.bacakoran.co/

banner lebaran 4lawang

Safari Ramadan di Masjid Agung Sabilul Muttaqin Jadi Ajang Evaluasi Pembangunan OKU Timur

Safari Ramadan Bukan Seremonial Namun Sarana Evaluasi Pembangunan Daerah-Arman Koranpalpres.com-

MARTAPURA,KORANPALPRES.COM-Suasana khidmat menyelimuti Masjid Agung Sabilul Muttaqin, Martapura, pada Selasa malam.

Ratusan jamaah memadati masjid kebanggaan warga OKU Timur tersebut untuk mengikuti rangkaian kegiatan Safari Ramadan yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten OKU Timur.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 24 Februari 2026 ini dihadiri langsung oleh Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin, ST, MT, MM, didampingi Wakil Bupati HM Adi Nugraha Purna Yudha, SH.

Dalam sambutannya yang disampaikan setelah salat Isya dan Tarawih berjamaah, Bupati Enos menekankan bahwa kegiatan safari ramadan bukan sekadar acara seremonial tahunan.

BACA JUGA:Sinergi di Bulan Suci, Kejati Sumsel Sukseskan Safari Ramadan Dengan Kegiatan Ini

BACA JUGA:Melalui Safari Ramadan, Ini Hal Yang Ingin Diperkuat Kapolda Sumsel di Kota Palembang

Lebih dari itu, momen ini digunakan sebagai sarana evaluasi pembangunan daerah.

"Makna dari safari ramadan ini selain untuk bersilaturahmi, tentu ini saatnya kita berevaluasi perihal apa yang akan kita lakukan di tahun berikutnya.

Evaluasi ini penting karena kita ini memiliki konsep 'maju dan lebih mulia', dan juga kita punya tanggung jawab besar kepada masyarakat," ujar Enos.

Enos juga mengingatkan bahwa kemajuan suatu daerah pasti akan diiringi dengan berbagai tantangan.

BACA JUGA:Safari Ramadan di Kejati Sumsel, Pangdam II Sriwijaya: Perkuat Sinergitas Bersama Forkopimda

BACA JUGA:Hadiri Safari Ramadan, Ini Ajakan Kapolda Sumsel ke Masyarakat

Namun, ia optimis jika nilai-nilai kemuliaan sudah tertanam kuat di hati setiap aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat, maka hal-hal negatif yang mengiringi kemajuan tersebut akan otomatis ditinggalkan.

"Ketika kemajuan terwujud, maka akan diiringi hal-hal negatif yang mengikuti. Akan tetapi, kita harus tetap menatap ke depan. Kalau kemuliaan sudah tertanam di hati, maka hal negatif tersebut otomatis akan ditinggalkan," tegasnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan