https://palpres.bacakoran.co/

banner lebaran 4lawang

Jembatan Ait Serami: Ganti Jembatan Peninggalan Kolonial 1934

Gubernur Sumsel H Herman Deru saat melihat langsung hasil pembangunan Jembatan Ait Serami yang bersumber dari dana APBD Sumatera Selatan.--Ist

PENINJAUAN, KORANPALPRES.COM – Jembatan Ait Serami yang merupakan peninggalan kolonial Belanda pada tahun 1934 akhirnya resmi diganti.

Penggantian jembatan peninggalan kolonial dilakukan untuk pemerataan pembangunan infrastruktur di Sumsel.

Mengingat, kondisi jembatan Ait Serami sudah cukup membahayakan keselamatan warga.

Oleh sebab itulah, Gubernur Sumsel H Herman Deru melakukan penggantian jembatan yang lebih kokoh untuk dilintasi masyarakat.

Jembatan ini sendiri berada di Desa Lubuk Rukam, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Jembatan yang rampung dibangun menggunakan dana APBD Provinsi Sumatera Selatan ini menjadi jawaban atas penantian panjang masyarakat.

Pasalnya, struktur jembatan lama merupakan warisan tahun 1934 yang kondisinya sudah rusak parah dan sempat menghambat mobilitas warga.

Dalam peninjauan tersebut, Herman Deru mengungkapkan bahwa perbaikan jalan poros dan jembatan di wilayah ini merupakan prioritas.

Mengingat luasnya wilayah Sumatera Selatan, ia menekankan pentingnya sinergi dan laporan langsung dari tingkat desa.

"Dulu jalan di sini hancur dan jembatannya rusak parah. Kini, masyarakat bisa menikmati jembatan baru yang berdiri kokoh. Saya harap masyarakat juga aktif melaporkan kondisi wilayahnya agar pembangunan bisa tepat sasaran," ujar Herman Deru.

Jembatan baru ini dibangun dengan standar yang jauh lebih mumpuni untuk mendukung arus logistik dan ekonomi warga dengan Panjang Efektif: 20,60 Meter dan Lebar Jembatan: 9 Meter (terdiri dari badan jalan 7 meter dan trotoar/bahu di sisi kanan-kiri masing-masing 1 meter).

HD meminta Kepala Desa Lubuk Rukam untuk tetap menjaga adat istiadat setempat dan tidak ragu mengajukan bantuan untuk kebutuhan pelestarian budaya.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, di sela kunjungannya, orang nomor satu di Sumsel ini juga menyapa warga sekaligus menyalurkan bantuan beras untuk meringankan beban ekonomi masyarakat desa.

Kepala Desa Lubuk Rukam, Izahrullah, mewakili seluruh masyarakat menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian serius Gubernur Sumsel.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan