SELAMAT! 139 Guru TK, SD dan SMP di Lahat Diberi Tugas Sebagai Kepala Sekolah
SK PENUGASAN: Bupati Lahat, H Bursah Zarnubi SE menyerahkan SK penugasan guru sebagai kepala sekolah untuk tingkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Lahat --Bernat/koranpalpres.com--
LAHAT, KORANPALPRES.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat menyerahkan Surat Keputusan (SK) penugasan guru sebagai kepala sekolah jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kegiatan berlangsung di Gedung Pertemuan Kabupaten Lahat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat, H Niel Adrien SE MAP menyampaikan, bahwa penugasan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah guna meningkatkan mutu pendidikan.
Sebanyak 139 guru resmi ditugaskan sebagai kepala sekolah. Rinciannya, satu orang untuk jenjang TK, 64 orang untuk SD sedangkan tingkat SMP berjumlah 74 guru.
"Penugasan tersebut mencakup wilayah Kota Lahat dan sekitarnya, pemerintah daerah berharap para kepala sekolah, segera menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab," papar, Senin, 2 Maret 2026.
BACA JUGA:Pemkot Prabumulih Hadiri Konsolidasi Program Makan Bergizi Gratis di Palembang
Ia menekankan, pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran sekolah, setiap sumber daya harus digunakan secara efektif dan bertanggung jawab.
“Utamakan kepentingan peserta didik di atas segalanya,” tegas H Niel Aldrin.
Sementara itu, Bupati Lahat, H Bursah Zarnubi SE mengatakan, jabatan kepala sekolah bukan sekadar pemimpin administratif, melainkan motor penggerak perubahan di satuan pendidikan.
"Harus menjadi teladan bagi guru dan peserta didik, mereka juga berperan sebagai pengambil keputusan dan penjaga mutu pembelajaran," ulas dia.
BACA JUGA:Dorong Investasi dan Serapan Tenaga Kerja, Pemkab Muba Gelar Rapat Koordinasi
Ia menambahkan, kualitas pendidikan tidak hanya diukur dari nilai akademik, karakter, disiplin maupun akhlak, tetapi bagaimana peserta didik juga menjadi indikator utama keberhasilan pendidikan.
"Kepala sekolah yang baru ditugaskan mampu membangun budaya lingkungan sekolah positif, mereka diminta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan menyenangkan," sebutnya.
