Menuju Zero Emission 2029, PLN Salurkan 23 Ribu Unit Sertifikat Energi Terbarukan ke PT BIB
Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto menyerahkan plakat kepada Direktur Keuangan, Human Capital, dan Manajemen Risiko Energy Management Indonesia, Saulus Erwin Pamungkas.--istimewa
KORANPALPRES.COM - PT PLN (Persero) melalui PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah kembali menyalurkan 23.040 unit Renewable Energy Certificate (REC) atau setara 23 megawatt hour (MWh) listrik hijau kepada PT Borneo Indobara (BIB) pada Ahad 8 Februari 2026.
Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen PLN bersama mitra dalam mendorong penggunaan energi ramah lingkungan di dunia industri pertambangan (green mining) nasional.
Dengan penambahan tersebut, penggunaan layanan REC oleh PT BIB kini menjadi yang terbesar di wilayah Kalimantan sebanyak 42.096 unit atau setara 42 MWh dari sebelumnya 19.056 unit sejak tahun 2023 lalu.
Chief Operating Officer (COO) PT BIB, Raden Utoro menyampaikan apresiasi atas komitmen PLN dalam mendukung pelaksanaan program Green Mining Realization, salah satunya melalui layanan REC.
BACA JUGA:Kebut Pemerataan Listrik, PLN S2JB Targetkan Perluasan Listrik di Lima Dusun Tuntas Segera
BACA JUGA:Dukung Visi Presiden Prabowo, PLN Targetkan Listrik Pedamaran IV Putar Roda Ekonomi Desa
Menurutnya, kebutuhan daya listrik PT BIB yang diperkirakan mencapai 200 hingga 240 megavolt ampere (MVA) pada 2028, juga memerlukan dukungan suplai listrik dari PLN yang bukan hanya andal dan cukup, namun juga ramah lingkungan.
Hal ini sejalan dengan program Pemerintah Indonesia dalam menuju pertambangan nasional yang berkelanjutan.
“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada PLN. Ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap program pemerintah dalam hal mengurangi emisi karbon secara aktif, meningkatkan efisiensi penggunaan energi, mengurangi impor bahan bakar, dan tentunya mendukung ketahanan energi nasional,” ujar Raden, Senin 2 Maret 2026.
Raden melanjutkan, komitmen Green Mining Realization yang ditunjukkan oleh PT BIB bukan hanya melalui penggunaan layanan REC PLN.
BACA JUGA:Kabar Gembira! PLN Beri Diskon 50 Persen Biaya Tambah Daya hingga 10 Maret 2026
Pihaknya juga terus melakukan pendekatan ramah lingkungan dalam berbagai sektor, termasuk elektrifikasi armada operasional.
“Program ini menjadi salah satu yang pertama di Indonesia untuk skala besar, dengan target elektrifikasi pada 2026 sebesar 25 persen armada telah beralih ke listrik. Selanjutnya hingga 2028 ditargetkan mencapai 75 persen, serta pada 2028-2029 menuju target nol emisi,” jelasnya.
