https://palpres.bacakoran.co/

banner lebaran 4lawang

Scam Mengintai! Awas 'Jangan Asal Klik' Agar THR Lebaran Tetap Aman

Scam Mengintai! Awas 'Jangan Asal Klik' Agar THR Lebaran Tetap Aman--Gemini AI

KORANPALPRES.COM- Menjelang pencairan Tunjangan Hari Raya (THR), VIDA, penyedia solusi digital identity dan fraud prevention terdepan di Indonesia, meluncurkan Public Service Announcement (PSA).

Dengan bertajuk “Jangan Asal Klik” untuk mengedukasi masyarakat dan meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan digital. 

Melalui kampanye ini, VIDA mendorong literasi anti-scam khususnya pada periode ketika aktivitas digital masyarakat meningkat dan kerap dimanfaatkan oleh pelaku penipuan.

Sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat pelindungan masyarakat di ruang digital.

BACA JUGA:OJK Kembalikan Rp541 Juta Dana Korban Scam, Luncurkan Gerakan Sumsel Anti Scam

BACA JUGA:Hadapi Ledakan Scam Berbasis AI, Ini Langkah Polda Sumsel dan OJK

Peluncuran kampanye ‘Jangan Asal Klik’ ini diresmikan oleh Direktur Pengawasan Sertifikasi dan Transaksi Elektronik Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia, Teguh Afriyadi; Chief Operating Officer VIDA, Victor Indajang; dan Director of Public Affairs VIDA, Chaerany Putri di Jakarta pada Selasa (10/3). 

Pada kesempatan yang sama, VIDA juga meluncurkan whitepaper bertajuk “VIDA 2026 SEA Digital Identity Fraud Outlook.” 

Whitepaper ini membahas bagaimana lonjakan scam kerap terjadi pada periode pencairan dana secara massal, khususnya saat momen pencairan THR. 

Pada momen ini, aktivitas pembayaran digital masyarakat meningkat tajam, sehingga menciptakan kondisi “ramai transaksi” yang kerap dimanfaatkan pelaku untuk menyusupkan modus penipuan yang terlihat meyakinkan.  

BACA JUGA:Indosat Berhasil Tangkis 2 Miliar Ancaman Spam dan Scam

BACA JUGA:Indonesia Anti-Scam Centre Kembalikan Rp161 Miliar Dana Korban Scam

Di luar periode THR, whitepaper ini juga menyoroti pola berulang yang disebut “payday pulse”, yaitu peningkatan risiko yang muncul hampir setiap bulan pada rentang tanggal 25–28, selaras dengan periode pencairan gaji. 

Pola ini memperkuat temuan bahwa scam semakin terjadwal dan mengikuti momentum nasional. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan